October 19, 2021

kalpostonline.com

Edukatif & Berintegritas

Kampus Unesa KKN ke 500 Desa, Menteri Titip Pesan

JAKARTA, KALPOSTONLINE | Universitas Negeri Surabaya (Unesa) dalam tiga tahun terakhir telah mengirim mahasiswanya untuk Kuliah Kerja Nyata (KKN) di 500 desa yang tersebar disejumlah kabupaten dan kota di Indonesia. Namun KKN dimasa pandemi Covid-19, menurut Rektor Unesa, Nurhasan, dalam menjalankan program Kampus Merdeka untuk Desa nantinya, mahasiswanya akan tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Maka KKN ini akan melaksanakan empat program meliputi kewirausahaan, proyek desa, proyek kemanusiaan, dan program mengajar agar SDM di desa dapat memperoleh edukasi-edukasi yang baik dari program ini,” ujar Nurhasan saat Webinar bersama Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar di Jakarta, dikutip dari rilis Biro Humas Kemendes PDTT yang diterima media ini, Senin (29/6/2020).

Abdul Halim Iskandar menjadi narasumber pada Webinar ‘UNESA Membangun Desa di Masa Covid 19’, sekaligus melepas sejumlah mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN), di Jakarta, Senin (29/6/2020)

Abdul Halim Iskandar yang berkesempatan melepas mahasiswa Unesa untuk KKN itu mengatakan, pengembangan sumber daya manusia dan ekonomi merupakan dua unsur pembangunan desa. Sehingga ia berpendapat kedua unsur itu harus dilakukan secara simultan tanpa mengesampingkan adat dan budaya di perdesaan.

“Tidak ada gunanya kita melakukan pembangunan SDM tanpa peningkatan ekonomi, tidak ada gunanya melakukan peningkatan ekonomi tanpa berupaya meningkatkan penguatan potensi SDM. Tidak ada gunanya sehat tanpa pengetahuan, tanpa kecukupan ekonomi, tanpa ilmu. Dan agak kurang bermanfaat kalau pintar-pintar semua tapi ekonominya kurang bagus,” jelas menteri.

Abdul Halim yang disapa Gus Menteri itu berpesan, pembangunan desa tidak boleh lepas dari akar budaya dan adat istiadat desa.

“Apapun, dimanapun, dan bagaimanapun caranya, membangun desa tidak boleh keluar dari akar budaya dan adat istiadat desa,” ujar Gus Menteri berpesan.

Di samping itu, Gus Menteri mengajak seluruh civitas akademika Unesa memegang prinsip gotong royong atau semangat holopis kuntul baris yang telah menjadi budaya masyarakat desa yang harus dipertahankan.

“Kepada mahasiswa, harapan besar masyarakat ada di pundak kalian. Singsingkan lengan baju untuk berkontribusi pada pembangunan nasional,” ujar mantan Ketua DPRD Jatim itu memungkasi. (OY)

Silakan Dibagikan

Tinggalkan Balasan

%d bloggers like this: