April 15, 2024

kalpostonline.com

Edukatif & Berintegritas

Temuan BPK Rp25 M Hibah Porprov Bermasalah, Permajang Laporkan di Kejati

Permajang Kaltim di Kejati Rabu 7 Juni 2023 melaporkan dugaan korupsi Porprov yang dilaksanakan di Berau

SAMARINDA, KALPOSTONLINE | Mahasiswa tergabung dalam Persatuan Mahasiswa Pejuang Kalimantan Timur (Permajang Kaltim) melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Kejaksaan Tinggi Kaltim Jln Bung Tomo Samarinda Seberang Rabu (7/6/23)

Permajang mendesak Kejati Kaltim untuk mengusut tuntas penggunaan dana Hibah APBD oleh PB Poprov di ajang porprov Berau sebesar Rp25 Miliyar yang diduga tidak dapat dipertanggungjawabkan.

“Bila tidak dapat dipertanggungjawabkan maka layak kami duga anggaran besar itu digunakanakan tanpa prosedur dan tidak sesuai dengan ketentuan,” ucap Amirullah salah satu pengunjukrasa.

Ketua Permajang Kaltim, Adi Afriansyah menegaskan bahwa Pergelaran Olahraga merupakan momentum yang sangat dinantikan semua insan olahraga dan bermanfaat untuk masyarakat, bahkan menjadi salah satu sarana untuk memupukan rasa persaudaraan sesama anak bangsa.

“Semangat memudar jika pergelaran olahraga dicampuri urusan dan tindakan yang merusak, salah satunya memanfaatkan olahraga untuk melakukan tindakan perbuatan melawan hukum yang di duga ada unsur korupsi dan hal negatif lainya,” papar Adi dilokasi aksi berlangsung.

Menurut Dia, Porprov yang diadakan di kabupaten Berau beberapa waktu lalu di duga meninggalkan sejumlah masalah, misalnya Pelaksanaan Belanja Hibah kepada PB PORPROV Pada Dinas Pemuda dan Olahraga tidak sesuai dengan ketentuan senilai Rp25.065.143.603,92.

Berdasarkan hasil pemeriksaan fisik oleh BPK bersama penanggungjawab pelaksanaan pekerjaan (PPP), penyedia, konsultan pengawas dan inspektorat sesuai BAPF nomor 56/BAPF/TERINCI-LKPD-PROV-KALTIM/03/2023 tanggal 20 maret 2023 menunjukan terdapat kekurangan volume pada item pekerjaan pengaspalan Asphalt Concrete Bearing Course (AC-BC), kabel NYFGBY, dan kabel BC senilai Rp209.120.702.76.

“Hasil pemeriksaan fisik yang dilakukan oleh BPK bersama penanggung jawab pelaksanaan pekerjaan (PPP), penyedia, dan konsultan pengawas sesuai BAPF Nomor 57/BAPF/TERINCILKPD-PROV KALTIM/03/2023 tanggal 21 maret 2023, serta pemeriksaan dokumen kontrak dan kelengkapan menunjukan terdapat kekurangan volume item pekerjaan beton area tengah dan pagar safety fance railing senilai Rp 14.042.305.16,” jelasnya.

Namun demikian berdasarkan hasil permintaan keterangan kepada ketua 2 PB Porprov VII Kalimantan timur dan wakil bendahara berdasarkan BAPK 05/BAPK/I/LKPD prov Kaltim/03/2023 tanggal 21 maret 2023 diketahui bahwa dari sisa dana senilai Rp 3.727.438.304.00 tersebut senilai Rp 1.701.195.000.49 dalam penguasaan bendahara dan tersimpan pada rekening PB Porpov, sedangkan sisanya senilai Rp 2.026.243.303.51 (Rp. 3.727.438.304.00 – Rp 1.701.195.000.49) serta dana hibah yang belum dipertanggung jawabkan dengan bukti pengeluaraan senilai Rp21.114.542.292.00 masih berada di masing-masing bidang PB Porprov.

Permajang mendesak Kejati Kaltim agar menindaklanjuti temuan BPK itu dan Meminta kepada Kejati Kaltim agar memeriksa ketua PB Porprov Kaltim.

“Kami minta Kejati Kaltim Memeriksa dan menyelidiki pihak-pihak yang terlibat dalam pergelaran olahraga tersebut mulai dari Dinas Pemuda dan Olahraga, KONI Kaltim, Koni Kabupaten Berau dan PB Porprov,” tegasnya

Tak berselang lama, pengunjukrasa di temui Kasipenkumham Kejati Kaltim, Toni Yuswanto. “Saya akan ditindaklanjuti dan diserahkan ke pimpinan untuk di analisis,” kata Toni singkat. (AZ)

Admin

Silakan Dibagikan

Tinggalkan Balasan

%d bloggers like this: