August 5, 2021

kalpostonline.com

Edukatif & Berintegritas

Universitas Pertamina Ciptakan Penemu dan Pengusaha Energi Terbarukan

Kunjungan lapangan mahasiswa Teknik Geofisika ke Pertamina Geothermal Energy, Kamojang di masa sebelum pandemi

JAKARTA, KALPOSTONLINE | Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan penggunaan energi baru terbarukan (EBT) di dalam negeri meningkat menjadi 23 persen pada 2025. Sebab, pada tahun lalu penggunaan EBT secara nasional telah mencapai 11,51 persen. Guna mencapai target tersebut, salah satu upaya yang dilakukan pemerintah yakni dengan meningkatkan jumlah penemu (inovator) dan pengusaha (entrepreneur) di bidang EBT.

Saat ini kampus energi dan bisnis Universitas Pertamina (UP) bekerja sama dalam penelitian Innovation and New Venture (INV) bersama PT Pertamina (Persero) terkait metode LFPS untuk mendeteksi keberadaan fluida pada reservoir geothermal. Kerja sama riset ini melibatkan sejumlah dosen UP di antaranya Sandy Kurniawan, Agus Abdullah, dan Dicky Ahmad Zaky, serta beberapa mahasiswa UP dari program studi Teknik Geofisika.

Erwin Fernanda, salah satu mahasiswa yang terlibat dalam proyek tersebut mengatakan, penelitian ini membantunya memahami pembelajaran yang ia dapatkan di kelas khususnya dalam bidang seismologi.

“Saya berterima kasih kepada universitas karena telah memberikan kesempatan untuk meningkatkan hard skill saya sehingga ke depan saya yakin akan cepat beradaptasi dengan dunia kerja,” katanya dalam keterangan pers yang diterima Kalpostonline, Selasa (16/3/2021).

Rektor UP, Prof. I Gusti Nyoman Wiratmaja Puja, Ph.D. dalam wawancara daring, Selasa (16/03/2021) menjelaskan, melalui kedekatan UP dengan industri energi, mahasiswa dibekali pengalaman belajar di laboratorium yang lebih nyata, yakni langsung praktik di lokasi proyek.

“Saat ini, Universitas Pertamina telah memiliki mata kuliah wajib Pengantar Teknologi dan Bisnis Energi. Praktiknya, bisa dilakukan di Center of Excellence bidang EBT,” lanjutnya.

Dalam hal pengembangan EBT, menurut Prof Wirat, sejak 2016 Universitas Pertamina telah memasang 100 unit panel surya yang menghasilkan 10 kilowatt per peak, dan dua buah wind turbine yang menghasilkan 200 watt per peak. Kedua alat ini diletakkan di atap Gedung Griya Legita dan telah mengakomodir kebutuhan listrik di seluruh gedung. Selain itu, dengan komposisi tenaga pendidik dari akademisi maupun praktisi yang berlatar belakang industri, Universitas Pertamina juga mendorong peningkatan penelitian terapan hasil kolaborasi dosen dan mahasiswa.

Hal itu menurut Prof Wirat agar mahasiswa lebih siap terjun ke dunia kerja nantinya.

“Pengembangan EBT pasti membuka peluang serapan tenaga kerja yang cukup besar. Oleh karenanya, kami akan mempersiapkan lulusan yang tidak hanya pandai secara keilmuan namun juga fasih dalam hal praktis,” kata Prof Wirat menjelaskan.

Bekerja sama dengan  Pertamina Foundation sebagai badan penyelenggara, UP juga secara proaktif menggaungkan EBT yang salah satunya melalui kompetisi Pertamina Sobat Bumi. Dalam kegiatan itu telah menghasilkan tiga tim dengan proyek EBT yang memeroleh dana pengembangan proyek senilai Rp500 juta. Agus Mashud Asngari, President Director Pertamina Foundation mengatakan, kompetisi ini bertujuan menghimpun hasil riset dan praktik-praktik energi alternatif yang implementatif untuk penyediaan energi di daerah tertinggal, terdepan dan terluar.

“Dengan fokus pada pengembangan EBT, Pertamina Foundation dan UP sebagai bagian dari ekosistem Pertamina Grup akan turut serta memenuhi SDGs Goal poin 4 yaitu Quality Education yang bertujuan untuk peningkatan kualitas pendidikan, dan SDGs Goal point 7 yaitu Affordable and Clean Energy,” tuturnya.

Dengan begitu, teruntuk generasi muda dari seluruh Indonesia yang tertarik pada pengembangan teknologi dan bisnis di sektor energi, dapat bergabung dengan Universitas Pertamina melalui pendaftaran Seleksi Nilai Rapor Tahun Akademik 2021/2022. Pendaftaran telah dibuka sejak 17 Februari sampai dengan 21 Maret 2021.Seleksi ini tanpa tes. Siswa-siswi dapat memilih empat program studi yang ada di Universitas Pertamina, disesuaikan dengan kelompok ujian dan latar belakang pendidikan SMA/SMK/sederajat yang tengah ditempuh. Informasi lengkap dapat diakses di laman https://universitaspertamina.ac.id/pendaftaran. (OY)

Editor: Hery Kuswoyo

Silakan Dibagikan

Tinggalkan Balasan

%d bloggers like this: