September 20, 2021

kalpostonline.com

Edukatif & Berintegritas

Ketua RT di Samarinda Lakukan Gerakan “Dari Warga untuk Warga”

SAMARINDA, KALPOSTONLINE | Di tengah pandemi Covid-19 yang menyerang masyarakat dunia selama hampir setengah tahun ini telah melumpuhkan perekonomian hingga lapis bawah, entah hingga kapan meski memasuki new normal. Akibatnya masyarakat yang tidak mampu secara ekonomi baik di desa dan di kota kian berada dalam kondisi yang sangat memerlukan bantuan.

Kondisi itulah yang mendorong kegiatan sosial oleh kelompok atau komunitas yang peduli terhadap kemanusiaan. Bahkan juga dilakukan warga RT 34 di Jalan Pelita 4 Kecamatan Sambutan kota Samarinda, Kalimantan Timur.

Sunarto, Ketua RT 34 bersama warganya bahu membahu dan bergotong royong mengumpulkan donasi guna meringankan kesulitan masyarakat.

“Sudah berjalan beberapa bulan ini. Bantuan dari donatur ini kita bagikan ke warga dalam bentuk sembako dan dibagikan setiap Jumat. Kita sebut Jumat berkah dari warga untuk warga,” ungkap Sunarto disela-sela pembagian ratusan paket sembako, Jumat (19/6/2020).

Saat warga mengambil sembako di RT 34 Jalan Pelita 4 Kecamtan Sambutan, Samarinda, Kalimantan Timur, Jumat (19/6/2020).

Dilanjutkannya, warga yang merasa memerlukan sembako tersebut dipersilakan datang sendiri ke lokasi pendistribusian di RT 34. Namun setiap keluarga dibatasi hanya boleh mengambil satu paket sembako.

“Warga yang mengambil sembako ini tidak hanya warga RT 34, dari beberapa RT lain juga ada, bahkan ojek online yang lewat juga ada yang mengambil. Jadi silakan warga yang memang perlu selama masih ada,” katanya lagi.

Sunarto

Dari pantauan media ini, sejumlah warga yang kebanyakan ibu-ibu tampak datang terlambat untuk mengambil paket sembako berupa beras, gula, mie instan juga sayuran. Paketan sembako yang dikemas di dalam kantong plastik tersebut digantungkan di tiang besi tempat reklame di pinggir lapangan yang tidak terlalu luas. Memang sesaat paket sembako mulai digantungkan untuk dibagikan pagi itu, tidak perlu berjam-jam warga tanpa dikomando sudah langsung mendekat.

“Sudah habis kah pak?” tanya sejumlah warga yang datang terlambat.

Sunarto pun mengaku jika ratusan paket sembako yang ia bagikan bersama pengurus RT nya sangat kurang jumlahnya bila dibanding dengan yang datang.

“Memang tergantung berapa banyak sumbangan dari warga. Kalau ada seratus ribu ya seratus ribu itu saya belikan sembako. Kalau warga yang tidak kebagian ya saya bilang Jumat depan lagi,” Sunarto menerangkan.

Gerakan sosial dari RT 34 itu direspon Lurah Sambutan, Tri Andarmo.

“Itu kegiatan yang sangat bagus. Karena sangat membantu warga yang sedang membutuhkan. Semoga bisa berkelanjutan,” ucapnya singkat. (OY)

Silakan Dibagikan

Tinggalkan Balasan

%d bloggers like this: