October 20, 2021

kalpostonline.com

Edukatif & Berintegritas

Guru Penggerak Mampu jadi Pemimpin Pendidikan

Mendikbud Nadiem Makarim/Net

BALIKPAPAN, KALPOSTONLINE | Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim mengungkapkan, bahwa lulusan Program Guru Penggerak  ditargetkan dapat menjadi para pemimpin dalam dunia pendidikan. Menteri mencontohkan jabatan yang dimaksud yakni wakil kepala sekolah, kepala sekolah, kepala dinas atau kepala Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) yang memiliki kekuatan untuk mengambil kebijakan.

“Saya ingin guru penggerak menjadi kriteria pemimpin pendidikan. Bahkan, sampai menjadi pemimpin-pemimpin di dalam Kemendikbud,” ujar Mendikbud melalui siaran pers, Rabu (7/4/2021) di Balikpapan.

Menurut menteri, Program Guru Penggerak bukan program yang sekadar berisi pelatihan maupun bimbingan teknis (bimtek), tetapi program itu untuk mencetak calon pemimpin pendidikan di negara ini.

“Harapan besar saya, setelah sembilan bulan program pendidikan Guru Penggerak, para guru dapat mendukung dinas pendidikan dalam memformulasikan kebijakan-kebijakan. Menurut saya para calon Guru Penggerak sudah terbukti punya pemahaman dan punya batin yang berpihak kepada murid,” jelas Mendikbud.

Seleksi menjadi Guru Penggerak tidak mudah. Proses seperti tes skolastik, wawancara, hingga membuat esai harus dilalui calon Guru Penggerak. Mendikbud menegaskan ketatnya seleksi Calon Guru Penggerak itu serupa dengan seleksi guru Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

“Banyak yang tanya kenapa seleksinya ketat? karena ini calon-calon pemimpin pendidikan masa depan. Makanya sangat selektif,” kata menteri. (ADV)

Silakan Dibagikan

Tinggalkan Balasan

%d bloggers like this: