February 22, 2024

kalpostonline.com

Edukatif & Berintegritas

Warga Menolak Penanaman Pipa Gas Senipah Samboja karena Takut Korban Nyawa

M. Udin: Lihat dulu amdalnya

M Udin

SAMARINDA,KALPOSTONLINE | Masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Samboja Bersatu (AMSB) melakukan aksi unjukrasa di depan kantor ACM Senipah Samboja , Senin (28/8/2023) , Pengunjukrasa menolak adanya penanaman pipa gas yang berdekatan dengan pemukiman warga dan dekat jalan umum.

Sejumlah anggota DPRD Kaltim menyikapi serius persoalan tersebut, bahkan ketua DPRD Kaltim meminta komisi III dan Dapil Kutai Kartanegara untuk segera turun kelapangan. Bahkan ketua komisi III berjanji untuk terjun langsung kelapangan walaupun hingga hari ini belum nyata dilakukan.

Muhammad Udin anggota komisi III DPRD Kaltim berharap informasi terbuka dari kedua belah pihak, dari PU, Kontraktor termasuk dari masyarakat berkaitan dengan kegiatan pengalian untuk jalur pipa tersebut, sehingga berimbang informasinya

” Kalau benar kita sampaikan sebenarnya, masyarakat akan menerima dengan logis kalau disampaikan secara terbuka dan transparan, yang masyarakat kecewa karena tidak transparan, amdal dan sebagainya, mekanisme dan tahapanya. Tetapi mereka dipaksa untuk tetap turut atau tetap melihat proses penanaman tersebut yang menurut mereka mengancam tahun tahun yang akan datang. Kita perlu duduk dulu dengan pihak pertamina, PUPR, pihak DLH, masyarakat dan instansi lainya,” jelas M Udin pada media ini usai paripurna Senin (11/9/23).

Politisi muda Partai Golkar ini berpendapat, bahwa pertama dilihat dulu amdalnya, ada atau tidak. Kemudian Lokasi untuk penanaman pipa, apakah sudah betul untuk penanaman pipa. Kemudian sosialisasi apa yang dilakukan oleh pemerintah kepada masyarakat.

“Kalau sudah pernah melaksanakan kegiatan tersebut pada tahun 2020 atau 2021 otomatis pada saat ini tidak ada pengeluhan, tapi mungkin tidak ada atau minimnya sosialisasi sehingga ada penolakan, karena masyarakat merasa terancam . Pertama pipa yang ditanam terlalu pendek atau terlalu timbul Takutnya jadi bocoran karena pipa ini melewati pekarangan rumah warga, karena kalau ada kebocoran mengacam nyawa mereka,” tegasnya lagi

Wakil ketua Laskar Kutai Kaltim ini juga meminta semua pihak untuk secara bersama sama mendalami dan mencari solusi masalah yang diresahkan warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Samboja Bersatu.

” Untuk ini perlu duduk bersama, karena menurut informasi sudah ada beberapa warga masyarakat yang sudah ditahan karena menolak penanaman pipa dilaksanakan . Kenapa pemerintah dan DPRD harus hadir,karena kita sebagai fasilitas jalur tengah, agar apa yang dilaksanakan ini positif bagi semuanya untuk yang akan datang,” pungkas mantan wakil ketua pansus investigasi pertambangan. (AZ).

Admin

Silakan Dibagikan

Tinggalkan Balasan

%d bloggers like this: