kalpostonline.com

Edukatif & Berintegritas

Koordinator BEM UI Hafidz Hernanda Dikabarkan Diserang OTK di Tebet

Koordinator BEM UI Hafidz Hernanda tampak terbaring di rumah sakit setelah diduga diserang OTK di Tebet, Jakarta Selatan, Minggu 4 Oktober 2026. (Istimewa)

JAKARTA, KALPOSTONLINE.COM – Koordinator Bidang Sosial Politik Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI), Hafidz Hernanda, dikabarkan mengalami penyerangan oleh orang tak dikenal (OTK) di kawasan Tebet, Jakarta Selatan.

Informasi mengenai dugaan penyerangan terhadap Hafidz Hernanda beredar melalui sejumlah unggahan di media sosial. Dalam narasi yang beredar, peristiwa tersebut disebut terjadi pada Minggu (4/10/2026) sekitar pukul 23.50 WIB di kawasan Tebet Barat.

Berdasarkan informasi yang beredar, Hafidz disebut mengalami kekerasan setelah ditendang hingga terjatuh dari sepeda motor. Pelaku kemudian diduga memukul Hafidz.

Dalam narasi tersebut, pelaku juga disebut mengancam akan membunuh Hafidz serta mengambil telepon selulernya. Setelah kejadian, Hafidz disebut mengalami sejumlah luka dan memar.

Unggahan yang beredar juga menyebut telepon seluler milik Hafidz sempat dimatikan sekitar 15 menit setelah kejadian. Kondisi tersebut membuat fitur pelacakan perangkat disebut tidak dapat digunakan.

Narasi mengenai dugaan penyerangan tersebut menyebut pelaku tidak seorang diri. Dua orang lainnya disebut berada di sekitar lokasi dan awalnya hanya duduk-duduk.

Kedua orang tersebut kemudian disebut ikut meninggalkan lokasi setelah kejadian. Sementara itu, pelaku utama dalam narasi yang beredar disebut mengenakan hoodie berwarna hijau dan masker serta memiliki postur tubuh kekar.

Pelaku juga disebut meninggalkan sejumlah barang setelah melarikan diri. Barang-barang yang diklaim tertinggal, antara lain sandal, kain sarung, sarung tangan berbahan lateks, lakban, dan peci.

Sejumlah unggahan turut memperlihatkan foto barang-barang yang disebut berkaitan dengan dugaan pelaku penyerangan Hafidz Hernanda.

Namun, informasi mengenai identitas pelaku maupun keterlibatan dua orang lainnya belum dapat dipastikan secara independen. Begitu pula dengan hubungan barang-barang tersebut dengan dugaan penyerangan masih memerlukan konfirmasi dan pemeriksaan lebih lanjut.

Dugaan penyerangan terhadap Hafidz Hernanda mendapat perhatian karena dia merupakan koordinator bidang sosial politik BEM UI yang aktif dalam isu sosial dan politik.

Dalam unggahan yang beredar, muncul pertanyaan mengenai alasan mahasiswa menjadi sasaran kekerasan. BEM UI juga menyampaikan kekhawatiran terhadap keamanan mahasiswa yang aktif menyuarakan kritik.

“Alerta alerta intel sudah menyerang anak UI!!!” demikian tulisan dalam salah satu unggahan yang beredar, sebagaimana dikutip dari Beritasatu.com.

Meski demikian, tudingan mengenai keterlibatan pihak tertentu dalam dugaan penyerangan Hafidz Hernanda belum dapat dipastikan. Informasi tersebut masih memerlukan pembuktian dan konfirmasi dari pihak berwenang maupun pihak terkait.

Sementara itu, foto lain yang beredar memperlihatkan Hafidz dalam kondisi terbaring di sebuah tempat perawatan. Dalam foto tersebut, terlihat sejumlah bagian tubuhnya mengalami luka.

(BeritaSatu)

Admin

Silakan Dibagikan

Tinggalkan Balasan