February 5, 2023

kalpostonline.com

Edukatif & Berintegritas

Februari, Inflasi Kaltim 0,40 Persen

SAMARINDA, KALPOSTONLINE | Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim kembali merilis indikator strategis terkini, yaitu Perkembangan Indeks Harga Konsumen/Inflasi Februari 2020 di Provinsi Kalimantan Timur.

Selama Februari 2020, terjadi inflasi sebesar 0,40 persen di Kaltim sesuai gabungan dari Kota Samarinda dan Kota Balikpapan dengan tingkat inflasi tahun kalender sebesar 0,72 persen dan tingkat Inflasi tahun ke tahun sebesar 2,08 persen. Hal tersebut disampaikan Kepala BPS Provinsi Kalimantan Timur Anggoro Dwitjahyono dalam siaran persnya di Kantor BPS Kaltim, Senin (2/3/2020).

Jika di data per dua kota tersebut, maka Februari lalu terjadi inflasi 0,37 persen di Kota Samarinda dan inflasi sebesar 0,44 persen di Kota Balikpapan. Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran, yaitu kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 1,13 persen. Kelompok pakaian dan alas kaki (0,02 persen). Kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga (0,28 persen).

Kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga (0,43 persen). Kelompok kesehatan (0,04 persen). Kelompok rekreasi, olahraga dan budaya (0,30 persen). Kelompok pendidikan (0,05 persen). Kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran (0,31 persen) dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya (0,48 persen).

” Februari baru ini dari 90 kota pantauan Indeks Harga Konsumen (IHK) nasional, sebanyak 73 kota mengalami inflasi dan 17 kota lainnya mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Kota Sintang sebesar 1,21 persen dan terendah terjadi di Kota Pare-Pare sebesar 0,02 persen. Sedangkan deflasi tertinggi terjadi di Kota Tanjung Pandan sebesar -1,20 persen dan terendah di Kota Padang Sidempuan sebesar -0,01 persen,” jelasnya. (ADV)

Silakan Dibagikan

Tinggalkan Balasan

%d bloggers like this: