January 28, 2023

kalpostonline.com

Edukatif & Berintegritas

Duta Pelajar Sadar Hukum Tidak Boleh Berhenti dan Harus Diperluas

Sri Wahyuni

BALIKPAPAN, KALPOSTONLINE | Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim Dra Sri Wahyuni.M.P.P  mengatakan perhelatan Pemilihan Duta Pelajar Sadar Hukum  jenjang SMA/SMK/MA/SLB tingkat Provinsi Kaltim tahun 2022,  yang diselenggarakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kaltim, tidak boleh berhenti, harus berlanjut dan harus diperluas cakupannya.

“Terlebih sekarang ini perhelatannya sudah memasuki tahun ketiga. Oleh karena itu tahun depan harus terus dilanjutkan dan diperluas lagi cakupannya, tidak saja pengetahuan tentang hukum, tetapi juga budaya. Karena ke depan  Provinsi Kaltim menjadi ibu kota negara, maka kita harus bisa memberikan pemahaman dan kesadaran bahwa  pembangunan akan berlanjut, jika masyarakatnya sadar hukum dan kondusif,” kata Sri Wahyuni kepada  Tim Publikasi Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Setdaprov Kaltim, usai menutup Pemilihan Duta Pelajar Sadar Hukum  jenjang SMA/SMK/MA/SLB tingkat Provinsi Kaltim tahun 2022, di Hotel Novotel Balikpapan, Kamis ( 3/11/2022). 

Mantan Kepala Dinas Pariwisata Kaltim itu menambahkan, diawali dari duta  pelajarnya kemudian kesadarannya meningkat sekolahnya, secara bertahap akan dibuat seperti itu, jadi kesadaran hukum tidak saja pelajarnya, tetapi juga sekolahnya, kemudian kesadaran hukum lingkungan sekolah, dan cakupannya  bisa saja diperluas.

“Dan yang terpenting perlu pemberdayaan lebih luas lagi, agar  inisiatif, konsep dan kreatifitas dari duta pelajar sadar hukum, bisa diketoktularkan di lingkungan sekolah, maupun di wilayah kabupaten kota. Dan ke depan setelah pemilihan duta pelajar,  mereka yang mewakili sekolahnya bisa menjadi pionir untuk membangun sekolah yang sadar hukum, sehingga perlu dicarikan kriterianya seperti apa,” tandas Sri Wahyuni.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kaltim Muhammad Kurniawan mengatakan ke depan pelaksanaan  pemilihan duta pelajar sadar hukum  akan dikembangkan lagi, termasuk kategorinya, dan sudah ada dilaksanakan akan ditingkatkan lagi.

“Harapan ke depan, akan kita  kembangkan lagi, tidak saja pemilihan duta pelajarnya yang sadar hukum, tetapi ada kriteria lainnya,  termasuk pesertanya,  kita berharap tahun depan kabupaten Mahakam Ulu bisa mengirimkan duta pelajarnya,  serta duta SLB juga bisa ada ikut, dimana tahun ini tidak ada peserta dari SLB-nya. Kita terus berusaha mendorong semuanya bisa ikut serta dalam upaya memberikan kesadaran hukum pada siswa-siswi jenjang SMA,SMK,MA  maupun SLB,” papar Kurniawan. (ADV/DISDIKBUD KALTIM)

Silakan Dibagikan

Tinggalkan Balasan

%d bloggers like this: