FOTO: Kondisi Terowongan Kota Samarinda Terpantau Dari Luar


Terowongan Jalan Sultan Alimuddin-Kakap Kota Samarinda. Pembangunan terowongan dilakukan dengan kontrak multiyears dari 26 Desember 2023 s.d. 31 Desember 2025. Pembangunan infrastruktur terowongan menggunakan APBD tahun 2023 dan 2024 dengan Nilai + PPN adalah sebesar Rp 395.972.999.000 serta penambahan ruang lingkup pekerjaan untuk penanganan lereng fase 1 dengan DIPA tahun 2025 dengan Nilai + PPN sebesar Rp 36.331.194.000.
Pembangunan terowongan dengan rencana awal 400 meter dan bertambah menjadi 552 meter sebagai salah satu perkuatan struktur dan pengamanan atas potensi terjadinya longsor. Blower dalam terowongan telah dipasang sebanyak 6 unit sesuai dengan perhitungan teknis yang direncanakan. Sistem drainase dari pembangunan terowongan sudah direncanakan sedemikian mungkin dengan mempertimbangkan kaidah teknis yang memperhitungkan catchment area, arah aliran air, debit air, kecepatan air, dan integrasi dengan saluran eksisting. (AZ)



