December 6, 2022

kalpostonline.com

Edukatif & Berintegritas

Dugaan Penyimpangan Pembangunan SMPN 1 Tenggarong Masuk Kejati

SAMARINDA, KALPOSTONLINE | Gabungan Mahasiswa Peduli Pembangunan (GMPPKT) melakukan unjuk rasa di gedung Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur Jalan Bung Tomo Samarinda Seberang, Senin (23/5/22). Aktivis anti korupsi ini mendesak penyidik kejaksaan untuk melakukan penyelidikan dan melakukan pemeriksaan terhadap pihak yang diduga terlibat dalam pembangunan lanjutan ruang kelas SMPN 1 Tenggarong Kutai Kartanegara alokasi anggaran tahun 2018 dengan nilai Mencapai Rp39 miliar.

“Pihak yang diduga terlibat KPA, PPTK, Kontraktor dan dewan pengawas, ” kata Adhar.

Gabungan mahasiswa ini mendesak Kejaksaan Tinggi Kaltim untuk melakukan pengusutan guna menindaklanjuti temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) perwakilan Kaltim dengan menggunakan kewenangan yang dimiliki pihak Kejaksaan.

“Pihak yang diduga terlibat segera panggil dan lakukan pemeriksaan,” katanya lagi.

Unjuk rasa Gabungan Mahasiswa Peduli Pembangunan Kalimantan Timur ini ditemui Toni Kasipenkum Kejati Kaltim. Pengunjuk rasa menyerahkan sejumlah dokumen.

Secara terpisah Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara yang dikonfirmasi Kalpostonline mengaku tidak memahami masalah karena baru menempati posisi jabatan kepala dinas.

“Saya nggak berani komentar karena saya nggak ngerti permasalahan dan saya baru masuk,” kata Kepala Disdikbud Kukar, Thauhid Afrilian Noor pada media ini melalui pesan percakapan. (TIM)

Silakan Dibagikan

Tinggalkan Balasan

%d bloggers like this: