September 24, 2021

kalpostonline.com

Edukatif & Berintegritas

Sudah Serah Terima, Desain Baru SMK Negeri 18 Samarinda Segera Dibangun

Banner Disdikbud Kaltim

SAMARINDA, KALPOSTONLINE | Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kalimantan Timur Anwar Sanusi mengatakan, lahan dan bangunan SMK Negeri 18 Samarinda sebelumnya merupakan asrama milik Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalmantan Timur dan saat ini dalam proses peralihan ke milik Disdikbud Kalimantan Timur. Dengan begitu pihaknya mendukung desain pembangunan SMK Negeri 18 Samarinda yang berada di Jalan Karya Bhakti, Purwodadi RT 44 Kelurahan Lempake Kecamatan Samarinda Utara.

“Makanya hari ini (Selasa 16/6/2020, red) Disdik Kaltim akan melaksanakan serah terima antara Dispora dengan Disdik, dan hal tersebut merupakan gebrakan yang luar biasa bagi pihak sekolah untuk mudah memenej mau seperti apa nantinya,” kata Anwar Sanusi usai memberikan sambutan pada kegiatan In House (IHT) E-Raport dan E-Learning di SMKN 18 Samarinda Selasa pagi (16/6/2020).

SMK Negeri 18 Samarinda yang berada di Jalan Karya Bhakti, Purwodadi RT 44 Kelurahan Lempake Kecamatan Samarinda Utara.

SMK Negeri 18 Samarinda berdiri di atas lahan seluas hampir 3,5 Hektar. Namun masih memerlukan banyak pembenahan baik gedung sekolah serta fasilitas lainya sebagai penunjang proses belajar mengajar. Sehingga Anwar Sanusi mengatakan pihaknya mengapresisasi serta mendukung desain pembangunan sekolah tersebut.

“Pembangunan SMKN 18 Samarinda akan disamakan dengan sekolah lainnya dan diupayakan apa yang menjadi angan-angan dari sekolah ini bisa terlaksana,” katanya lagi.

Anwar Sanusi
Anwar Sanusi

Ia juga berpesan agar guru-guru tidak gagap terhadap perubahan yang begitu cepat.

“Jangan sampai tergilas dengan perubahan itu, jangan pernah berhenti berinovasi,” pesannya.

Terkait lahan dan bangunan saat ini, Kepsek SMKN 18 Samarinda Tri Rahadjo menjelaskan telah ada serah terima. Bahwa Dispora telah menyerahkan ke Disdikbud Kaltim. Kemudian dilanjutkan oleh Bidang Aset Pemprov Kaltim yang akan menyelesaikan administrasinya.

“Justru bantuan–bantuan itu mengakomodir fungsi prosedur mengenai aset lahan, dan itu langkahnya dapodik sudah kita selesaikan pelan–pelan dan nanti masuk ke ranah swakelola,” katanya. (ADV)

Silakan Dibagikan

Tinggalkan Balasan

%d bloggers like this: