June 13, 2024

kalpostonline.com

Edukatif & Berintegritas

Warga Sudah Komitmen, Realisasi Janji Besar Pemprov Ditunggu

Pembukaan Jalan Nusyriwan Ismail yang diblokir warga.

SAMARINDA, KALPOSTONLINE | Penutupan Jalan Nusyirwan Ismail Samarida lebih dari 2 bulan oleh warga, beragam upaya negoisasi yang dilakukan pemerintah provinsi dan pemerintah kota tidak menemukan titik temu. Warga pun tetap memblokir jalan. Namun Selasa 16 Mei 2023 jalan itu dibuka warga dengan disaksikan oleh Komisi I DPRD Kaltim, PUPR provinsi dan Kapolresta Samarinda. Alasan warga membuka karena dijanjikan pembayaran ganti rugi akan direalisasikan paling lambat Desember 2023.

Dalam pembukaan jalan Nusyirwan menggunakan 2 unit alat berat yaitu grader dan excavator mini. Petugas Dinas PUPR Kaltim dan Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli, SIK. Dalam pembukaan jalan itu nampak pula hadir ketua komisi I DPRD Kaltim Baharuddin Demu, anggota komisi Muhammad Udin, Rima Hartati Ferdian dan Tenaga Ahli Surahman, Imam Fajar , staf komisi I Helmi Wahyudi dan Hartono. Ada pula dari pihak keamanan TNI dan juga kepala Dinas PUPR-PERA Provinsi Kaltim Aji Muhammad Fitra Firnanda. Pengoperasikan alat berat dan mulai membuka akses jalan. Pukul 11.22 Wita oleh Kapolrestra, akhirnya akses jalan sudah terbuka dan kendaraan yang sejak pagi hari antri untuk melintas langsung disilakan melintas.

Kepala Dinas PUPR Kaltim Muhammad Aji Fitra Firnanda mengatakan, panitia pengadaan barang sudah terbentuk untuk menyelesaikan persoalan administrasi ganti rugi lahan warga dan mulai Rabu(17/5/23) sosialisasi mulai dilaksanakan.

“Panitia pengadaan baru dibentuk. Kalau yang dilakukan di awal untuk pemetaan sudah, tapi yang ini pemetaan itu dilakukan panitia pengadaan dan besok mulai sosialisasi, ” Kepala Dinas PUPR Kaltim Muhammad Aji Fitra Firnanda.

Ketua Komisi I DPRD Kaltim Baharuddin Demmu menyampaikan terima kasihnya pada ketua DPRD Kaltim dan semua pihak yang telah mendukung pembukaan akses Jalan Nusyirwan Ismail. Dirinya memastikan, Komisi I DPRD Kaltim akan mengawal proses percepatan pembayaran ganti rugi lahan warga.

“Kita bersyukur, ini ditutup lebih dari dua bulan dan hari ini dibuka kembali. Komitmen kita semua menjaga supaya proses percepatan pembayaran ganti rugi lahan tepat waktu. Kami akan kawal supaya tidak ada lagi tuntutan dikemudian hari. Pemerintah ke depan, Kalau membuat jalan, jangan lagi dibuat jalan kalau tanahnya belum clear,” katanya.

Menurut dia, Komisi I telah berkomunikasi dengan Dinas PUPR Kaltim dan Biro Hukum Sekdaprov Kaltim terkait anggaran yang disiapkan untuk pergantian ganti rugi lahan warga.

“Pak Isran juga sudah merestui ada pergeseran anggaran. Tapi catatannya semua harus clear juga administrasi suratnya, jangan sampai tidak lengkap, karena pergeseran lari ke APBD Perubahan, apalagi besok ada sosialisasi,” jelas politisi senior dari PAN.

Anggota Komisi I M.Udin berharap apa yang sudah menjadi kesimpulan RDP bisa dilaksanakan semua pihak, terutama pemprov untuk dapat merealisasikan pembayaran.

“Komitmen bersama terkait untuk pembebasan dan pembayaran tanah jalan Nusyirwan. Kita berharap Komitmen yang sudah kita buat bisa dilaksanakan,” kata politisi partai golkar.

Hal senada juga disampaikan anggota komisi I Rima Hartati Ferdian.

“Kita berterima kasish Kepada semua jajaran yang sudah mencari solusi terkait pembebasan tanah jalan Nusyirwan . Memang ini harus kita selesaikan secepat mungkin,” pungkas politisi PPP.

Seorang pengguna jalan pengemudi truk bernama Yudi mengaku senang karena jalan telah dibuka kembali dan berharap tidak ditutup kembali.

“Kami senang dibuka jalan ini, lalulintas lebih lancar dan lebih cepat daripada lewat kota. Karena lewat kota juga resikonya besar. Kami berharap sudah di buka ini tidak kembali di tutup,” kata Yudi saat ditanya M.Udin anggota komisi I. (AZ)

Admin

Silakan Dibagikan

Tinggalkan Balasan

%d bloggers like this: