Sekda Diminta Jelaskan Ke Publik Manfaat Kunjungan Ke Korea Selatan
Baharuddin Demmu: Apa manfaatnya buat rakyat?

SAMARINDA, KALPOSTONLINE.COM | Ada tiga orang Sekretaris Daerah (Sekda) peraih ASKOMPSI Digital Leadership Government Award (ADLGA) 2025 mendapat kesempatan istimewa mengikuti pembelajaran keamanan siber di Seoul, Korea Selatan.
Sekda Sumatera Barat Arry Yuswadi, dan Sekda Sidoarjo Fenny Apridawati dan Sekda Kaltim Sri Wahyuni.
Kunjungan Sekda Provinsi Kaltim yang difasilitasi oleh perusahaan keamanan siber LSWare.
Kunjungan Sekda Prov. Kaltim disorot tajam wakil rakyat yang duduk di Komisi I Bidang Hukum dan Pemerintahan DPRD Kaltim. Manfaat kunjungan dan penggunaan anggaran ditengah efisiensi anggaran
“Bu Sekda harus menjelaskan ke publik, untuk apa dan sejauh mana manfaatnya bagi rakyat Kaltim dari kunjungan ke Korea Selatan itu. Rakyat wajib tahu karena, kunjungan itu menggunakan APBD yang diambil dari pajak – pajak rakyat,” ujar Baharuddin Demmu pada Media ini
Politisi senior dari Partai Amanat Nasional ini menegaskan adanya Instruksi Presiden No. 1 Tahun 2025 tentang efisiensi anggaran, bahkan Dia mengingatkan agar kunjungan keluar negeri itu perlu dievaluasi, jika tidak membawa dampak positif untuk rakyat Kalimantan Timur.
” Kita ini kan lagi efisiensi anggaran, saya selama jadi anggota Dewan tidak pernah kunjungan ke luar negeri. Maksud saya begini, jika kunjungan keluar negeri itu tidak ada manfaatnya bagi rakyat untuk apa?. Alangkah baiknya anggaran kunjungan keluar negeri itu dimanfaatkan buat membantu kegiatan usaha petani, peternak atau nelayan, kalau itu kan jelas bermanfaat untuk rakyat,” tegas mantan aktivis Jatam.
Sekda Kaltim Sri Wahyuni meraih peringkat pertama ADLGA 2025 kategori provinsi. Ia menilai materi yang diberikan sangat komprehensif dan layak diperluas ke lebih banyak pejabat daerah di Indonesia.
“Pengetahuan ini sangat penting dan sebaiknya bisa dibagikan lebih luas, misalnya melalui pola hybrid,” ungkapnya dikutip dari https://diskominfo.kaltimprov.go.id/
Program ini merupakan bagian dari apresiasi bagi pemenang ADLGA 2025, di mana seluruh biaya perjalanan dan akomodasi ditanggung oleh LSWare. Diharapkan, pengalaman ini dapat memperkuat kapasitas kepemimpinan digital di daerah sekaligus meningkatkan kesiapan pemerintah menghadapi tantangan keamanan siber di era digital.(AZ)


