Seragam Sekolah Gratispol Salah Satu Sekolah Di Sangatta Siswanya Sebut Baju Tipis

SAMARINDA, KALPOSTONLINE.COM | Pemprov Kaltim mengalokasikan anggaran sebesar Rp65 miliar untuk program seragam sekolah gratis melalui program Gratispol pada tahun 2025. Program ini menargetkan distribusi 65.004 paket seragam untuk siswa baru jenjang SMA/SMK/SLB pada tahun 2025 kemarin.
Namun hal itu tidak begitu berjalan semestinya, kualitas seragam menjadi pertanyaan orang tua siswa maupun siswa yang langsung menerima seragam tersebut.
Seragam satu paket, Seragam nasional (putih abu-abu), tas, sepatu, dasi, topi, dan sabuk. Mulai dari Seragam yang tipis juga sepatu yang kekecilan. Sehingga ada beberapa sekolah siswa nya saling tukar tukaran untuk bisa memakai sepatu, jika seragam yang tipis jika terkena keringat maka langsung tembus.
Seperti yang dikeluhkan siswa di salah satu sekolah di Sangatta Kutai Timur seragam yang tipis sehingga jika terkena keringat langsung basah.
Baca juga: Seragam Sekolah Gratispol, Ortu Keluhkan Kualitas Kain Seragam dan Sepatu Kekecilan
Begitu juga salah satu sekolah di Samarinda yang mengeluhkan ukuran sepatu yang kekecilan, sehingga ada inisiatif saling tukar-tukaran sesama teman.
Angga PPTK Pengadaan Seragam Sekolah Gratispol saat di konfirmasi satu stel seragam sekolah untuk satu siswa dinilai satu juta rupiah. Itu mencangkup Seragam sekolah, topi/jilbab, dasi, ikat pinggang, kaos kaki, tas sekolah dan sepatu sekolah.
Baca juga: Distribusi Seragam Sekolah Gratispol Tahun 2025 Alami Keterlambatan
“Seragam sekolah, topi/jilbab, dasi, ikat pinggang, kaos kaki, tas sekolah dan sepatu sekolah. “Jelas Angga kepada media ini.
Ditanya jenis dan merek seragam dan sepatu Angga PPTK Seragam Gratispol belum memberikan komentar. Begitu pula dengan nilai 1 juta Per siswa untuk seragam sekolah gratispol.(QR).



