January 14, 2026

kalpostonline.com

Edukatif & Berintegritas

Wagub Sumbar Vasko Desak Polisi Tangkap Penganiaya Nenek Saudah di Pasaman

Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy. ANTARA/HO-Humas Pemprov Sumbar

PADANG, KALPOSTONLINE.COM – Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy mendesak kepolisian mengusut tuntas kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang perempuan lanjut usia atau lansiabernama Saudah (68) di Kabupaten Pasaman.

“Saya minta penegak hukum bergerak cepat menangkap para pelaku tanpa pandang bulu,” kataVasko Ruseimy di selapertemuan dengan Kapolda Sumbar Irjen Gatot Tri Suryanta di Kota Padang, Senin, 5 Januari dilansir ANTARA.

Vasko mengatakan kasus penganiayaan terhadap perempuan lansia tersebut tidak dapat ditoleransi dan “kurang ajar” karena menyasar seseorang yang tak berdaya.

Karena itu, ia meminta polisi bergerak cepat dan memproses hukum pelakunya.

Selain itu, Vasko juga meminta Kapolres Pasaman menindaklanjuti kasus tersebut hingga pelaku ditangkapdan menekankan penegakan hukum harus dilakukan tanpa kompromi.

“Pokoknya tidak ada cerita, siapa punbackingan-nya, tangkap Pak, kita lawan saja. Ini terlalu kurang ajar Pak,” ucapnya.

Kasus itu berawal dari penganiayaan yang menimpa Saudah di Nagari Padang Mantinggi, Kecamatan Rao, Kabupaten Pasaman, pada Kamis (1/1).

Warga menemukan korban dalam kondisi luka lebam di wajah dan kedua matanya membiru yang diduga akibat kekerasan.Saudah kini menjalani perawatan medis akibat luka yang dialaminya.

Dalam kondisi fisik yang masih lemah, Saudahmengatakan dirinya tidak berniat melarang aktivitas di lokasi tersebut, melainkan meminta agar kegiatan dihentikan pada siang hari.

Saat menyorotkan senter ke arah beberapa orang di lokasi, tiba-tiba ia dilempari batu, dipukuli, lalu diseret hingga ke semak-semak.

Korban mengaku sempat tak sadarkan diri setelah penganiayaan. Warga kemudian menemukan Saudah dalam keadaan terluka parah dan membawanya ke fasilitas kesehatan terdekat.

Sementara itu, polisi masih mengembangkan penyelidikan dengan menelusuri dugaan keterlibatan para pelaku yang disebut kerap beraktivitas di area sungai.

(Antara)

Admin

Silakan Dibagikan

Tinggalkan Balasan