June 14, 2021

kalpostonline.com

Edukatif & Berintegritas

Komisi III DPRD Kaltim Kunjungi Dirjen Bina Marga

JAKARTA, KALPOSTONLINE | Dalam rangka percepatan pembangunan Ibu Kota Negara di Kaltim, Komisi III DPRD Kaltim melakukan kunjungan kerja (kunker) dalam rangka konsultasi ke Dirgen Bina Marga, Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Jumat (10/1/2020).

Rombongan Komisi III DPRD kaltim dipimpin langsung oleh Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud dan didampingi sejumlah anggota komisi. Kedatangan mereka disambut langsung Kasubdit teknik Rekonstruksi Direktorat Preservasi Jalan, Dirjen Bina Marga, Kementrian PUPR, Nyoman Suaryana.

Disampaikan Hasanuddin Mas’ud, pertemuan tersbut dalam rangka membahas masalah pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan di Kaltim dalam rangka percepatan pembangunan IKN.

“Kebijakan yang akan dikerjakan di tahun 2020, paling tidak sepaham antara kebijakan pemerintah pusat dengan pemerintah daerah,” ujarnya.

Menurut Hasan, sapaan akrabnya, selama ini komunikasi antara pemerintah pusat dengan daerah kurang berjalan dengan baik.

“Maka dari itu, kami ingin menyingkronkan. Supaya ada sinergi antara pemerintah daerah dengan pemerintah pusat,” sebut Politikus Golkar ini.

Rombongan Komisi III DPRD Kaltim dipimpin Ketua Komisi III Hasanuddin Mas’ud berfoto dengan pejabat Dirjen Bina marga Kementerian PUPR di Jakarta, Jumat (10/1/2020). Kedatangan mereka disambut Kasubdit teknik Rekonstruksi Direktorat Preservasi Jalan, Dirjen Bina Marga, Kementrian PUPR, Nyoman Suaryana. 

Menurut dia, dalam rangka percepatan pembangunan IKN, tentu banyak program pembangunan infrastruktur yang telah dicanangkan oleh pemerintah pusat. Khususnya yang berkaitan dengan pembangunan jalan maupun jembatan.

“Pembangunan kedepannya, tentu akan luar biasa. Untuk itu, Kementrian PUPR dengan Dinas PUPR Provinsi Kaltim serta DPRD Kaltim harus sinergi. Apalagi berkaitan dengan penganggaran. Inilah yang ingin kita sinergikan. Jangan sampai eksekutif yang lebih menonjol, legislatifnya tertinggal. Begitu juga sebaliknya,” terang Hasan.

Hal senada disampaikan Harun Al-rasyid selaku Anggota Komisi III DPRD Kaltim. Menurut dia, Kaltim sebagai salah satu penyumbang devisa terbesar ke negara, sudah selayaknya Kaltim harus mendapat perhatian lebih.

“Beberapa kali keliling daera pemilihan, masih banya ternyata jalan yang rusak dan berlubang. Untuk itu, kami berharap pemerintah pusat, khususnya Dirjen Bina Marga, menaruh perhatian khusus kepada daerah-daerahh yang jalannya masih memprihatinkan,” jelas Harun.

Menurut dia, akses jalan merupakan penunjang peningkatan perekonomian masyarakat.

“Jika kondisi jalan rusak, bagaimana ekonomi bisa berkembang dengan baik. Begitu pula, kalau jalan baik, perekonomian masarakat sekitar akan semaik meningkat,” beber Politikus PKS ini.

Menanggapi hal itu, Nyoman Suaryana mengatakan, saat ini pemerintah pusat tengah merencanakan pembuatan draft masterplan yang akan dimulai bulan februari.

“Kami di kementrain ini sedang kerja pararel dengan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Progres terakhir yang kita sampaikan yakni seyembara mengenai konsep dari urban city untuk ibu kota baru,” terang dia.

Meseki demikian lanjut Nyoman, sapaan akrabnya, konsep tersebut belum dikunci atau final. Masih bisa ada perubahan dalam konsep pembangunan IKN yang baru.

“Konsepnya itu, akan ada jalan baru ke Tenggarong, Balikpapan, Banjarmasin, dan sejumlah daerah yang ada di Kalimantan,” sebutnya.

Untuk detail pembangunan jalan dan jembatan, Ia menyebutkan secara konsep akan ada konektivitas ke Pontiakan, Palangkaraya, Balikpapan dan Samarinda.

“Konsep yang ada sekarang, bagaimana konektivitas IKN dengan provinsi pendukung lainnya,” bebernya. (ADV)

Silakan Dibagikan

Tinggalkan Balasan

%d bloggers like this: