January 28, 2023

kalpostonline.com

Edukatif & Berintegritas

PKN Sorot Yayasan Pendidikan Etam Membangun Kaltim

Ahmad Basori

SAMARINDA, KALPOSTONLINE | Polemik yang terjadi di Yayasan Pendidikan Etam Membangun (YPEM) Kaltim mendapat perhatian Aktivis Pengiat Anti Korupsi yang tergabung dalam Peduli Kekayaan Negara (PKN) Kaltim terutama terkait bantuan keuangan oleh negara, baik melalui APBD maupun APBN. Polemik pengelolaan bantuan pemerintah itu perlu diselesaikan melalui audit dengan melibatkan inspektorat atau Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Saya kira seluruh bantuan keuangan yang di kucurkan pemerintah melalui APBD dan APBN ke Yayasan itu diaudit saja, agar ada keadilan dan kepastian hukum, PKN tidak ingin masuk dikonplik yayasan maupun pengelola SMK Farmasi,” kata Ahmad Basori Ketua PKN Kaltim pada Kalpostonline baru-baru ini di gedung DPRD Kaltim.

Menurutnya audit perlu dilakukan agar dapat mengetahui sejauh mana bantuan pemerintah itu dikelola oleh pihak Yayasan mau pun pengelola sekolah, hal itu penting dilakukan agar ada kepastian hukum dan tidak menimbulkan saling mencurigai.

“Jika ternyata ada temuan dari auditor yang menyatakan ada penyelewengan dari bantuan pemerintah itu dan ada dugaan perbuatan melawan hukum yang merugikan keuangan negara, maka aparat penegak hukum bisa melakukan penyelidikan,” kata aktivis yang sudah melaporkan sejumlah kasus korupsi ke Jakarta.

Sebagaimana pernah ditulis media ini, bantuan pemerintah daerah melalui Bosda maupun pemerintah pusat, Bosnas ke SMK Farmasi Samarinda diduga bermasalah, dan terindikasi adanya perbuatan melawan hukum. Karena itu Yayasan Pendidikan Etam Membangun Kaltim melaporkan kasus ini ke Inspektorat Kaltim.

Kuasa Hukum Yayasan Pendidikan Etam Membangun Kaltim M. Aras Nai. SH.MH dan Saiful Bahri.SH.MH. dari Kantor “Aras Law Office dan Rekan” di Jalan Danau Aji RT/RW. 029/000 Kelurahan Melayu Kecamatan Tenggarong Kabupaten Kutai Kartanegara Provinsi Kalimantan Timur yang di konfirmasi media ini membenarkan adanya laporan itu ke Inspektorat Kaltim.

“Ya, Iya Mas,” kata M. Aras Nai melalui pesan percakapan, Rabu (16/11/2022) . ( AZ)

Silakan Dibagikan

Tinggalkan Balasan

%d bloggers like this: