June 27, 2022

kalpostonline.com

Edukatif & Berintegritas

Dugaan Pemalsuaan Surat Tanah, PT. BSSR dan La Gessa Diminta Serahkan Dokumen ke DPRD

Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi I DPRD Kaltim pada Selasa (14/6/2022).

SAMARINDA, KALPOSTONLINE | Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi I DPRD Kaltim pada Selasa (14/6/2022) dihadiri Ketua Komisi I Baharudin Demmu, Wakil Ketua Komisi I Yusuf Mustafa, anggota Komisi I Jahidin, Polres Kukar, Polsek Loa Janan, unsur Camat Loa Janan, Kades Batuah, Ketua RT 12, Hj Mursana Isteri H La Gessa dan manajemen PT. Baramulti Sukses Sarana (BSSR). Dalam RDP itu terungkap sejumlah persoalan seperti dugaan penggusuran yang dilakukan PT. BSSR hingga persoalan penyelidikan yang dilakukan Polres Kutai Kartanegara terkait dugaan pemalsuan surat tanah milik H La Gessa.

“Yang tanda tangan kelihatanya orang berpendidikan, cantik sekali kalau dilihat, Pak La Gessa itu pendidikannya apa, tidak sekolahkan,” ujar Yusuf Mustafa Wakil Ketua Komisi I saat RDP.

Dalam RDP tersebut, Komisi I yang membidangi hukum dan pemerintahan meminta semua dokumen terkait persoalan yang dibahas dalam RDP itu diserahkan ke DPRD Kalimantan Timur.

“Pihak dari H La Gessa maupun PT Baramulti Sukses Sarana agar menyerahkan dokumen masing-masing kepada Komisi I untuk dipelajari lebih lanjut. Komisi I akan menindaklanjuti permasalahan ini dalam Rapat Dengar Pendapat dengan OPD atau instansi terkait,” kata Baharudin Demmu Ketua Komisi I DPRD Kaltim.

Politisi senior Partai Amanat Nasional ini juga menegaskan, Komisi I DPRD Kalimantan Timur akan melakukan kroscek ke lapangan terkait sengketa tanah tersebut.

“Komisi I akan melaksanakan peninjauan lapangan ke lokasi yang dipersengketakan. Waktu peninjauan menyesuaikan dengan jadwal kegiatan DPRD Kaltim yang ditetapkan Badan Muayawarah,” tegasnya lagi.

RDP yang dilakukan terbuka untuk kalangan pers itu bersepakat bahwa kasus dugaan tindak pidana pemalsuan dokumen surat-surat tanah seluas 3,3 Ha milik H. La Gessa ditangani Polres Kutai Kartanegara dan semua pihak yang terkait dengan masalah itu untuk menyerahkan semua dokumen ke pihak penyidik kepolisian. (AZ)

Silakan Dibagikan

Tinggalkan Balasan

%d bloggers like this: