AMPL KT Demo, Ambruknya Atap RSUD AM Parikesit Dan Proyek Pembangunan Gedung Dilaporkan di Kejati

SAMARINDA,KALPOSTONLINE | Ambruknya atas salah satu ruangan di RSUD AM Parikesit Kutai Kartanegara dan pembangunan gedung 1,2 dan 3 rumah sakit tersebut mendapat perhatian aktivis pengiat anti korupsi. Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Peduli Kalimantan Timur (AMPL KT), Kamis (31/10/2024) melakukan demo di Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur jl.Bung Tomo Samarinda Seberang.
” Mendesak kepada Kejati Kaltim untuk segera memanggil dan memeriksa Dirut RSUD AM Parkesit Kukar, PPK, PPTK dan Kontraktor atas dugaan tindak pidana korupsi terkait paket pekerjaan pembangunan RSUD Parikesit Gedung 1, 2 dan 3 serta adanya kejadian gedung atap yang roboh baru-baru ini terindikasi dugaan tidak sesuai speksifikasi,” ujar salah satu orator dalam aksi tersebut
AMPL KT menemukan adanya dugaan berbagai macam permasalahan pada RSUD AM Parikesit TA 2023, yang di duga berpotensi merugikan keuangan dacrah dan juga di duga perbuatan melawan hukum, yaitu terkait hasil temuan BPK RI Perwakilan Kaltim masalah “Indikasi Adanya Dugaan Tindak Pidana Korupsi Terkait Belanja Modal Gedung dan Bangunan Pada Paket Pekerjaan Pembangunan RSUD AM Parikesit Gedung 1, 2, dan 3

″Pemeriksaan fisik secara uji petik terhadap realisasi belanja modal dan bangunan pada RSUD AM Perkesit di ketahui terdapat potensi kelebihan pembayaran atas kekurangan volume pekerjaan, adapun nilai kontrak atas pekerjaan tersebut senilai 164.98 M dengan realisasi pembayaran senilai 140.5 Miliar. Hasil pemeriksaan menunjukan bahwa terdapat kekurangan volume pekerjaan senilai Rp 1.83 miliar.
” Jangan sampai pembangunan gedung RSUD AM Parikesit Gedung 1, 2 dan 3 ini mengalami hal yang sama seperti kejadian ambruknya atap gedung yang terjadi pada Kamis (24/10/2024) kuat dugaan pembangunan tersebut tidak sesuai dengan speksifikasi,” tegas Agus Setiawan ketua AMPL KT melalui ponselnya kemarin
Laporan AMPL KT terkait dugaan korupsi pembangunan gedung 1,2,3 dilingkungan RSUD AM Parekesit di terima Kepala Seksi Penerangan dan Hukum Kejaksaan Tinggi Kaltim Toni Yuswanto.SH.MH.
Aksi unjukrasa mahasiswa ini di kawal pihak Polresta Samarinda dan berjalan kondusif. (AZ).
==================


