Bangun Kerjasama dengan UMM, Disdikbud Siap Tingkatkan SDM Guru di Kaltim


SAMARINDA,KALPOSTONLINE | Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur diwakili Staf Ahli Gubernur Bidang Reformasi Birokrasi dan Keuangan Daerah Didik Rusdiansyah merespon positif kunjungan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), bertempat di Ruang Mahakam Lantai 2 Kantor Disdikbud Kaltim, Kamis (25/01/2024).
Menurut Didik bahwa, Mou dengan UMM ini telah dilaksanakan sejak periode kepemimpinan Gubernur Isran Noor dan Wakil Gubernur Hadi Mulyadi.
“Untuk Kerjasama dalam bidang Pendidikan Profesi Guru (PPG) diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan penambahan kemampuan guru,” kata didik pada wartawan.
Sedangkan Wakil Rektor IV Universitas Muhammadaiyah Malang Sidik Sunaryo menyebut kredibilitas UMM memiliki akreditasi Unggulan (A) di 6 Program Studi, seperti Pendidikan Bahasa Indonesia, Pendidikan Matematika, Pendidikan Biologi, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Bahasa Inggris, dan Pendidikan Sekolah Dasar. Sidik mengatakan kunjungan kali ini sebagai tindak lanjut Mou kegiatan kerja sama yang akan dilakukan PPG dan mahasiswa reguler S1.
“Mahasiswa UMM paling banyak berasal dari Kalimantan Timur. Maka UMM harus mempunyai kontribusi lebih tidak hanya sekedar menerima mahasiswa. Apa yang bisa kami berikan kepada masyarakat Kalimantan Timur dalam bentuk peningkatan sumber daya masyarakat yakni guru dan tenaga pendidik,” ujar Sidik.
Dalam pertemuan yang dihadiri oleh Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Yekti Utami, Wakil Dekan UMM, Dosen UMM, Perwakilan GTK Disdikbud Kaltim I Nengah, Farida, Pengelola Badan Beasiswa Kaltim Agus. Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Armin dalam kesempatan itu mengatakan program-program bidang ketenagaan untuk kegiatan PPG tahun ini dianggarkan 594 guru.
“Tugas kami peningkatan kompetensi guru dan tenaga kependidikan. Fokus kepada rapot pendidikan, cara pembelajaran, sertifikasi tenaga pendidik vokasi dan tenaga budaya, evaluasi mengerjakan kurikulum merdeka,” tutur Armin.
Badan Pengelola Beasiswa Kaltim (BPBKT) Suarno menuturkan program beasiswa Kalimantan Timur ada beberapa kategori. Secara umum terdiri dari Tuntas dan Stimulan. Suarno menjelaskan beasiswa tuntas atau sering disebut beasiswa Kaltim Tuntas yakni tuntas memberikan pembiayaan kuliah dari awal mengajukan hingga tuntas dalam waktu kuliah normal.
Sedangkan beasiswa stimulan, setiap tahunnya harus mendaftar.
“Dalam kurun 5 tahun ini , untuk Beasiswa Kaltim Mahasiwa di UMM mendapat beasiswa 1.021 orang, rata-rata pertahunya 200 orang mendapat beasiswa,” tutur Suarno. ADV/QR/Disdikbud Kaltim)
