Mengaku Tidak Rugi, CV.Afisera Terima Pengembalian mobil Rp8,49 milyar

SAMARINDA, KALPOSTONLINE.COM | Direktur CV.Afisera Subhan menyatakan kesediaanya untuk menerima pengembalian mobil jenis SUV Hybrid 2996 cc 434 HP, Kapasitas Baterai 38.2 kWh, Penggerak Listrik 140 HP, Torsi 620 Nm dari pemerintah provinsi Kalimantan Timur yang telah dibeli Rp8,49 miliar.
” Saya menerima surat permintaan pengembalian. Lalu saya terima dan saya setujui. Nanti teknisnya ini karena unitnya ada di Jakarta nanti perwakilan pihak Pemprov Kaltim, nanti saya diwakili dengan perwakilan di Jakarta juga untuk melakukan serah terima sesuai ketentuan,” jelas Subhan pada wartawan di kantor Dinas Komunikasi dan Informasi Pemprov Kaltim Senin (2/3/2025).
Dia juga menjelaskan bahwa, perusahaannya diberi kepercayaan untuk memasarkan mobil tersebut oleh pihak dealer.
“Awalnya itu saya dikasih kepercayaan sama pihak ATPM Automobil kan Range Rover, ini saya sebenarnya ditunjuk untuk dikasih kepercayaan untuk memasarkan di pemerintah maupun swasta . Jadi, pada saat itu ada kontrak konfirmasi, jadi saya mulai tayang di Inaproc itu aja. Kalau lelang kan gak wajib sekarang, maksudnya sesudah Inaproc,” jelasnya lagi
Direktur CV.Afisera mengaku tidak mengalami kerugian dengan adanya pengembalian mobil tersebut, Dia juga mengakui bahwa pembayaran mobil tersebut sudah dilakukan pemerintah provinsi.
” Kalau saat ini sih belum ada kerugian kan kembali ke saya aja kok, ya jelas sudah Pembayaran. Tapi kembalikan lagi nih. Karena kalau tidak dibayar kan melewati anggaran 2025 kan hak uangnya hangus,” katanya
Subhan juga sempat menceritakan kronologi mobil tersebut, sebelum dijual ke pemerintah provinsi Kalimantan Timur.
“Saya ambil, Saya beli karena kan basicnya itu pihak dealer gak mau jual ke pemerintah. Sama seperti misalnya mobil khususlah, anggaplah mobil pemotong pohon. Itu kan gak ada di dealer, gak mau jual itu, Misalnya saya mau beli mobil pemotong pohon. Jadi, pakai pihak ketiga. Saya beli dulu mobilnya baru saya ke Roseri pasang mesin pemotong pohonnya baru saya jual ke pemerintah,” jelasnya memberikan contoh.
Subhan juga mengaku sebelumnya sudah sering mengikuti lelang, bahkan sudah menjual beberapa unit kendaraan dengan jenis seperti Fortuner.
” Kalau dulu masih sering ikut lelang,pemerintah umumnya pakai Land Cruiser sih. Kalau saya dulu masih jual kayak Innova, Fortuner. Tapi dia paket berapa unit, kali saya terakhir ke pemkot sekitar 25 Unit kalau gak salah,” jelasnya. (AZ)
