kalpostonline.com

Edukatif & Berintegritas

Prioritas Tahun 2025, Jalan Kenohan-Kota Bangun Diperbaiki DPU Kukar

Kondisi Jalan Kenohan-Kotabangun saat terendam banjir belum lama ini (Dok. FB)

KUTAI KARTANEGARA, KALPOSTONLINE | Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) melalui Dinas Pekerjaan Umum Kutai Kartanegara (DPU Kukar) rencananya memperbaiki Jalan Kenohan-Kota Bangun.

Linda Juniarti Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kutai Kartanegara,menjelaskan bahwa
proyek perbaikan jalan penghubung Kenohan–Kota Bangun sepanjang 9 kilometer masuk dalam skala prioritas tahun 2025. Awalnya proyek ini direncanakan didanai dua sumber, pertama DAK sebesar Rp30 miliar dan dana APBD sekitar Rp20 miliar.Suatu Kebijakan efisiensi Kementerian Keuangan, alokasi DAK itu kemudian akhirnya ditiadakan.

“DAK kita nol, karena efisiensi anggaran dari pusat. Kami sudah bersurat ke Sekda agar proyek ini dapat dijalankan melalui APBD, menghubungkan tiga kecamatan sekaligus,” ujar Linda  menjelaskan dikutip dari sejumlah sumber.

Linda menerangkan bahwa meskipun alokasi APBD disetujui dengan besaran pendanaan Rp50 miliar. Namun pengerjaan pelaksanaan di lapangan masih menemui hambatan yaitu banjir. Proses Proyek perbaikan jalan sudah selesai untuk lelangnya, tetapi pekerjaan belum dilaksanakan karena dilokasi pekerjaan masih banjir.

“Tahap lelang sudah dan pemenang juga sudah ada, tapi belum dapat dikerjakan karena banjir, kita harus menunggu kering dulu, agar pekerjaan ini tidak gagal.Jika pekerjaan tetap dipaksakan dalam kondisi lembab atau ada genangan, kualitas jalan akan terganggu.Pelaksanaan menunggu banjir surut agar kondisi lapangan benar-benar siap,” jelasnya

Ada pun proyek perbaikan jalan Kenohan-Kota Bangun merupakan akses vital bagi masyarakat di tiga kecamatan, sebab sangat bergantung pada keberadaan jalan ini. Dinas PU Kukar berharap cuaca cepat membaik agar pekerjaan dapat dilanjutkan. Menurut Linda Juniarti perbaikan jalan akan menggunakan metode rigid atau beton bertulang, metode ini dipilih karena jalan di kawasan hulu rawan tergenang, dan aspal dikhawatirkan tidak akan bertahan lama dalam kondisi mobil bermuatan berat melintas di jalan itu

“Karena sering tergenang, kami putuskan akan gunakan rigid. Kalau aspal, bisa cepat rusak dan umurnya pendek.Tahun ini kita akan kerjakan perbaikan, paket pengerjaan sudah masuk prioritas,” jelasnya.
(K/ADV/DPRD Kaltim)

Admin

Silakan Dibagikan

Tinggalkan Balasan