February 25, 2024

kalpostonline.com

Edukatif & Berintegritas

Majukan Pendidikan Adalah Komitmen Pemprov Kaltim

Workshop Disdikbud

SAMARINDA, KALPOSTONLINE | Komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memajukan pendidikan di wilayah dengan melaksanakan beragam program salah satunya pemberian beasiswa dan peningkatan kompetensi guru.

“Tantangan ke depan semakin berat, terutama dalam pengembangan sumber daya manusia, dan peningkatan SDM menjadi tugas dunia pendidikan,” kata Gubernur Kaltim Isran Noor di Samarinda belum lama ini.

Menurut Dia, pendidikan menjadi kunci kemajuan dan kemakmuran suatu bangsa, terlebih pada era globalisasi, di mana setiap negara harus berkompetisi dengan negara lain Dia mencontohkan negara-negara di Asia Timur yang jauh lebih maju dari negara di Asia lainnya, karena sistem pendidikan yang jauh lebih baik.

“Di Korea misalnya, jam belajar anak sekolah cukup lama, dari jam tujuh pagi hingga lima sore,” ujarnya.

Tidak hanya peningkatan sarana dan prasarana pendidikan, tetapi juga melalui program pemberian beasiswa . Program ini dilaksanakan agar para pelajar dan mahasiswa mendapat kesempatan mengakses pendidikan yang lebih baik. ” Pada 2023 , anggaran beasiswa Kaltim sebanyak Rp375 miliar dan dikelola oleh Badan Pengelola Beasiswa Kaltim. Ini komitmen Pemprov Kaltim dalam mendukung penuh upaya peningkatan SDM di Kaltim,” kata Isran Noor.

Pengelolaan beasiswa ini, ungkapnya, dilakukan secara daring sehingga masyarakat lebih mudah mengakses dan mengawasinya Dalam kesempatan itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim Muhammad Kurniawan mengatakan bahwa peningkatan kualitas para tenaga pendidik, salah satunya dilakukan dengan melaksanakan lokakarya.

“Kami telah melaksanakan Workshop (Lokakarya) Implementasi Percepatan Kurikulum Merdeka Bagi Kepala Sekolah Jenjang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebagai upaya memperbaiki kualitas pendidikan vokasi di Kaltim yang secara resmi dibuka oleh pak Gubernur Isran Noor,” katanya. Menurut dia,lokakarya tersebut dalam rangka membenahi standar pelayanan minimal dalam rapor pendidikan.

“Di Kaltim angkanya masih pada angka 58,24 persen,” dia. Pada kesempatan itu, Gubernur Isran menyerahkan secara simbolis sertifikat kompetensi siswa LSP 1 kepada 15 penerima yang berasal dari sejumlah SMK di Kaltim. Ia juga menyerahkan surat keputusan penetapan pola pengelolaan keuangan BLUD di 13 SMK. (QR/ADV/Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Timur )

Admin

Silakan Dibagikan

Tinggalkan Balasan

%d bloggers like this: