DPU Kukar “Bumikan” Gotong Royong Pencanang BBGRM ke-22


KUTAI KARTANEGARA, KALPOSTONLINE | Gotong royong adalah budaya bangsa sudah ada sejak dulu, namun perkembangan zaman membuatnya mulai pudar.Kini Semangat Gotong Royong itu kembali digelorakan oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara dengan secara resmi mencanangkan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-22 tingkat kabupaten Minggu 20 Juli 2025, bertempat di Stadion Aji Imbut.
Acara ini diikuti dengan antusias oleh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K), hingga seluruh staf di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum Kukar yang turut memeriahkan semangat kebersamaan dan kolaborasi. Hadir Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesra Sekretariat Daerah Kutai Kartanegara Akhmad Taufik Hidayat, Asisten II bidang Ekonomi dan Pembangunan Ahyani Fadianur Diani serta Asisten III bidang Administrasi Umum, Dafip Haryanto, melakukan pengawasan terhadap 38 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkup Pemkab Kukar, saat gotong royong di 4 zona (titik/lokasi) dalam Kota Tenggarong dan Tenggarong Seberang, Minggu (20/7/2025).
Keempat zona itu adalah zona I (Titik Nol, Taman Tanjung dan Pasar Seni), zona II (Jembatan Bongkok dan Taman Jembatan Mahakam II), zona III (Taman Kota Raja, Bundaran Tuah Himba/Puja Sera), dan zona IV (lingkungan Stadion Aji Imbut Tenggarong Seberang).
Dafip Haryanto, salah satu Asisten mengatakan, bahwa kegiatan ini dalam rangka memperingati hari Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) di Kabupaten Kukar.
Kemudian, hari ini juga bersamaan dengan pelaksanaan apel pencanangan, BBGRM ke 22 tingkat Kabupaten Kukar tahun 2025 di Dermaga Kota Bangun Ulu, Kecamatan Kota Bangun yang dipimpin langsung oleh Bupati Kukar, dr. Aulia Rahman Basri.
BBGRM bukan hanya kegiatan simbolik, tetapi menjadi momentum penting untuk menghidupkan kembali nilai-nilai kebersamaan, kepedulian sosial, dan semangat gotong royong dalam membangun daerah.
Melalui partisipasi aktif ini, DPU Kukar menunjukkan komitmennya untuk terus hadir, tidak hanya dalam pembangunan fisik infrastruktur, tetapi juga membangun harmoni sosial di tengah masyarakat.
Gotong royong adalah warisan budaya, dan BBGRM adalah wujud nyata bahwa kita semua bisa bergerak bersama menuju Kukar yang lebih kuat, bersatu, dan maju!(K/adv/DPU Kukar)
