Pemprov Kaltim Klaim Penyedia Bersedia Mobil Dikembalikan, CV. Afisera Dirugikan?
Mobil Rp8,49 miliar

SAMARINDA, KALPOSTONLINE.COM. | Polemik pengadaan Mobil dinas Gubernur Kalimantan Timur Rp8,49 miliar kini memulai babak baru, dimana sebelumnya banjir kritik. Kini Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur serius akan mengembalikan mobil tersebut, bahkan surat pun sudah dikirimkan kepada pihak penyedia CV.Afisera. Hal ini diterangkan oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kaltim, Muhammad Faisal di Kantor Gubernur Kaltim. Senin, (2/3/2026).
“Sejak Jumat kemarin memang kami intens rapat secara aturan berdasarkan advis ya, saran dari Biro Barjas memang memungkinkan mekanisme itu. Dengan catatan memang kedua belah pihak memang berkenan, berarti penyedianya juga bersedia. Sehingga Pak Gubernur, setelah memperhatikan aspirasi masyarakat, tokoh – tokoh, kemudian mahasiswa, dan seluruh komponen masyarakat, akhirnya Pak Gubernur mengambil keputusan untuk mengembalikan mobil itu.” Jelas Muhammad Faisal ketika dikonfirmasi, Senin (2/3/2026) kepada wartawan.
Ia menyebut bahwa, mobil tersebut belum pernah digunakan dan saat ini berada di Jakarta, dimana pihak Pemerintah Provinsi Kaltim sendiri telah berkirim surat dengan CV.Afisera dan sedang menunggu balasan.
Baca juga: Benarkah Harga Mobil Gubernur Rp8,5 miliar Jenis SUV Hybrid 2996 cc 434 HP Kemahalan?
“Mobil itu belum dipakai, jadi belum ngaspal sama sekali di Kalimantan Timur, plastiknya masih ada, cuma memang masih di Jakarta. Jadi mekanismenya, kami akan berkirim surat, dan sudah dikirimkan hari Jumat kemarin oleh KPA, diketahui oleh Ibu Sekda, kepada penyedia. Nah, mekanismenya nanti kami menunggu balasan dari penyedia , apakah berkenan mengembalikan atau tidak. Tetapi secara informal kami sudah bicara dan mereka berkenan. Jadi, kita menunggu surat balasan sekarang.” Tambahnya
Lebih lanjut, Faisal mengatakan jika surat balasan telah diterima dan pihak CV.Afisera bersedia, maka pengembalian uang harus dilakukan sebelum 15 Hari.
“Nah, nanti kalau surat balasan itu sudah diterima, dan mereka secara tertulis bersedia, maka kendaraan itu akan segera kita kembalikan. Kalau berita acara kita sebutnya BAST ya, kalau berita acara serah terima itu sudah ada, maka pihak penyedia berkewajiban 15 hari mengembalikan uang kepada customer.” Lanjutnya.
Baca juga: Gubernur Kaltim Minta Maaf, Sebut Akan Kembalikan Mobil Dinas Rp8,5 M

Ia juga menyoroti respon dan reaksi di media sosial sebelumnya yang meragukan pengembalian Mobil dinas ini, sehingga ia menegaskan bahwa ini bukan akal-akalan, dimana pihak Pemerintah Provinsi Kaltim ingin semuanya Clear sebelum 20 Maret 2025.
“Jadi, ini serius ya. Banyak saya baca masih di medsos, ah ini akal-akalan saja. Ini serius ya. Nanti bisa dipantau, uangnya harus kembali ke KAS daerah. Tinggal kita konfirmasi, karena batasan waktunya 15 hari. Dan tadi kami rapat, Bu Sekda dan Pimpinan ingin ini clear sebelum 20 Maret. Supaya nanti laporan neraca Pemprong Kaltim yang harus disetorkan tanggal 30 Maret untuk tahun anggaran 2025, nanti bersih. Tidak ada lagi pembelian mobil tersebut, uangnya kembali.” Imbuhnya.
Ketika Ditanya mengenai kemungkinan turunnya Nilai Mobil akibat pengembalian, Faisal menyebut sudah sesuai Kesepakatan
Baca juga: CV.A Akui Dapat Pengadaan Mobil Rp8,5 Miliar Dari Pemprov Kaltim
“Ya, kita kembalikan. Nilai mobil itu kan sudah dibeli. Kan kesepakatan, sudah oke. Kita tunggu suratnya, nanti kita publish lagi. Surat balasan dari mereka.” Tutupnya
Untuk diketahui CV.Afisera yang beralamat Jalan KH.Wahid Hasyim Samarinda merupakan pihak penyedia pengadaan mobil jenis SUV Hybrid 2996 cc 434 HP, Kapasitas Baterai 38.2 kWh, Penggerak Listrik 140 HP, Torsi 620 Nm dari pemerintah provinsi Kalimantan Timur.
CV.Afisera sendiri bukan Dealer mobil atau agen atau penjual resmi, tetapi hanya selaku kontraktor supplier. Media ini mengkonfirmasi Direktur CV.Afisera berinisial S terkait dengan rencana pengembalian mobil oleh Pemprov Kaltim Rp8,4 miliar dan sudah dilakukan pembayaran serta serah terima mobil di Jakarta pada November 2025. Hingga berita ini ditayangkan, pihak CV.Afisera belum memberikan jawaban atas pertanyaan yang kami sampaikan melalui pesan percakapan whatsapp.(AZ/K)


