Menteri LH ke Desa Pela, Bupati Kukar di Dampingi Kadis PU


KUTAI KARTANEGARA, KALPOSTONLINE | Hanif Faisol Nurofiq, Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) berkunjung ke desa Pela Kabupaten Kutai Kartanegara. Menteri di dampingi gubernur Kaltim Rudy Mas’ud dan Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri, sejumlah kepala OPD termasuk kepala Dinas Pekerjaan Umum Kutai Kartanegara (DPU Kukar) Wiyono.
Kunjungan kerja ini merupakan “Kolaborasi memajukan Konservasi dan Wisata Edukatif Kawasan Danau Mahakam Desa Pela.” Sebuah pesan kuat desa kecil di hulu Mahakam bisa memainkan peran penting dalam peta konservasi nasional. Kunjungan ini bentuk sinergi pemerintah pusat, provinsi, dan pemerintah daerah dalam pengembangan kawasan konservasi Pesut Mahakam yang berkelanjutan dan wisata edukatif.
Desa Pela berada di Kawasan Danau Mahakam merupakan upaya konservasi, terutama sebagai habitat pesut Mahakam yang terancam punah. Menurut Menteri Hanif, wilayah ini mencerminkan tantangan global terkait pencemaran, kerusakan ekosistem, dan perubahan iklim.

“Kawasan Danau Mahakam mewakili triple planetary crises: pencemaran, keanekaragaman hayati, dan perubahan iklim. Ini harus menjadi perhatian kita semua,” ujar Hanif dalam sambutannya
Menteri Hanif menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang terlibat aktif dalam konservasi, mulai dari kementerian terkait, perguruan tinggi, hingga masyarakat lokal dan lembaga swadaya masyarakat.Menteri mendorong kolaborasi antar lembaga dalam perlindungan pesut Mahakam dan ekosistemnya.
“Kita perlu aksi nyata yang terpadu, mulai dari pengendalian limbah, pengawasan ruang, hingga lalu lintas perairan yang ramah lingkungan,” tegas Hanif. Menteri meminta Pemprov Kaltim menginisiasi kerangka kerja bersama untuk pengelolaan Danau Mahakam secara berkelanjutan. (K/adv/DPU Kukar)


