January 14, 2026

kalpostonline.com

Edukatif & Berintegritas

Lagi dan Lagi, 2 Ponton Batubara Tabrak Jembatan Mahulu Hingga Terkena Rumah Warga

Berlayar diluar SOP PT. Pelindo?

Kapal Tongkang menabrak pilar Jembatan Mahakam Ulu, Minggu (4/1/2026). (Foto istimewa)

SAMARINDA, KALPOSTONLINE.COM | Belum lama setelah sebelumnya jembatan mahulu ditabrak kapal batubara pada Selasa (23/12/2025) dini hari. Pada Minggu, (04/01/2026) 2 Unit Kapal Ponton bermuatan batubara kembali menabrak jembatan Mahulu sebelum akhirnya merembet sehingga mengenai rumah warga yang tidak jauh dari lokasi.

Dilansir dari berbagai sumber yang didapat media ini, tabrakan terjadi pada dini hari sekitar pukul 01.17 WITA, dua kapal terlibat dalam insiden ini, yakni Tugboat (TB) Bloro–7 menarik tongkang Roby–311, yang diduga lepas tali towing sehingga menabrak dapur rumah warga dan Jembatan Mahulu. Lalu ada Tugboat (TB) Raja Laksana–166 menarik tongkang Danny–66, yang saat itu mencoba menghindari benturan dari tongkang lepas tali.

Pihak tim gabungan dari Pamapta dan Polairud Polresta Samarinda langsung mengevakuasi kapal dan mengamankan area sekitar jembatan, lalu membawa seluruh awak kapal yang berada di atas kedua tongkang untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Kondisi Rumah Warga yang terdampak

“Seluruh ABK sudah diamankan untuk dimintai keterangan oleh Polairud, Kronologis lengkap masih dalam pendalaman untuk tindak lanjut selanjutnya,” ucap Pamapta I Polresta Samarinda, Ipda Rifqhi Sactio, dikutip dari Ayokaltim.co.

Baca juga: Terjadi Lagi, Kapal Ponton Tabrak Jembatan Mahulu

Di sisi lain, Pihak PT. Pelindo Jasa Maritim melalui Sekretaris Perusahaan, Tubagus Patrick menerangkan bahwa peristiwa tertabraknya Jembatan Mahulu pada dini hari tersebut terjadi diluar Standar Operasional Prosedur (SOP).

“Kondisi ini terjadi di luar standar operasional prosedur pelayanan kami. Kapal-kapal tersebut belum masuk jadwal pengolongan dan dalam posisi menunggu,” kata Tubagus dikutip dari Sapos.co.id.

Kondisi Jembatan Mahulu dan 2 Kapal Tongkang saat diperiksa warga dini hari. (Foto: istimewa)

Hingga berita ini ditayangkan, pihak Pelindo juga masih mendalami kronologis serta data-data terkait sembari berkoordinasi dengan instansi lainnya mengenai kejadian ini, saaat ini fokus utama Pelindo ialah evakuasi.

“Kenapa bisa hanyut? Itu yang masih kami dalami. Kami masih mengumpulkan data dan informasi dari lapangan, Prioritas awal adalah evakuasi. Informasi yang kami terima, proses evakuasi selesai sekitar pukul 03.50 Wita,” tutupnya.

(K)

Admin

Silakan Dibagikan

Tinggalkan Balasan