June 17, 2021

kalpostonline.com

Edukatif & Berintegritas

Soal Proyek SMK Farmasi Tenggarong, Pemilik CV Disebut Sudah Berganti

Baihaqi

TENGGARONG, KALPOSTONLINE | Pembangunan gedung SMK Farmasi Gerbang Dayaku Tenggarong, Kutai Kartanegara telah diakui belum sesuai dengan spesifikasi. Selain masih banyak kekurangan di sana sini, proyek gedung SMK tersebut diduga telah diserahterimakan kepada Dinas PUPR Provinsi Kalimantan Timur.

Pembangunan gedung SMK Farmasi ini senilai Rp2,77 miliar dari APBD Kalimantan Timur Tahun Anggaran 2020 yang dikerjakan oleh CV. Putra Semayang.

Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Rusman Yaqub  setelah melakukan peninjaan ke lapangan mengakui, bangunan SMK tersebut masih terdapat kekurangan.

“Kita minta kepada PPK nya agar memerintahkan kontraktor menyempurnakan pekerjaan yang ada, dan meminta menegur kontraktornya,” tegas Rusman melalui pesan whatsapp, Kamis (29/4/2021).

Begitu pun pejabat pembuat komitmen (PPK) pembangunan SMK Farmasi, Sidiq. Menurutnya,  kontraktor pelaksana dalam hal ini CV. Putra Semayang telah diminta untuk menyempurnakan sejumlah kekurangan pekerjaan tersebut.

Wajah pilar SMK Farmasi yang rapuh dan tampak sudah tidak sesuai

“Terkait beberapa kondisi kekurangsempurnaan di lapangan memang sudah masuk dalam cheklist bersama kontraktor pelaksana yang harus ditindaklanjuti dalam masa pemeliharaan sampai dengan bulan Agustus,” jelas  Sidiq PPK proyek tersebut pada Kalpostonline belum lama ini.

Dari informasi yang dihimpun media ini, pemilik CV. Putra Semayang mengarah kepada Baihaqi seorang kontraktor dari Tenggarong. Saat dikonfirmasi, Baihaqi memberikan keterangan tentang hubungan dirinya dengan CV. Putra Semayang.

“Itu sepuluh tahun lalu sejak 2010 sudah diserahkan ke teman. Karena tidak sempat mengurus. Tapi saya sekarang masih kontraktor pemerintah,” kata Baihaqi kepada Kalpostonline melalui telepon selulernya, Jumat (3/5/2021).

Lantai bagian luar SMK Farmasi yang belum diselesaikan dan saluran drainase yang sudah rusak

Meski dikatakannya CV. Putra Semayang telah berpindah tangan, Baihaqi enggan memberikan informasi lebih lanjut pemilik CV tersebut. Bahkan secara tidak tegas, dia tidak menjelaskan soal CV tersebut telah dijualnya atau dipinjamkannya.

“Nanti saya tanya ke teman (siapa pemilik CV. Putra Semayang). Tapi yang jelas sekarang, bukan saya lagi pemiliknya,” katanya menjelaskan.

Baihaqi memang enggan memberikan informasi terkait pemilik CV.Putra Semayang saat ini. Namun, dia menyebut adiknya pernah bekerja di CV tersebut. “Sempat adik saya jadi direkturnya. Tapi saya dengar sekarang tidak lagi,” ungkap Baihaqi. (TIM)

Silakan Dibagikan

Tinggalkan Balasan

%d bloggers like this: