December 5, 2021

kalpostonline.com

Edukatif & Berintegritas

Soal Anggaran, Komisi IV Minta Disdik Kaltim Transparan

SAMARINDA, KALPOSTONLINE | Dinas Pendidikan provinsi Kalimantan Timur pernah tercoreng karena kasus korupsi, misalnya korupsi pengadaan alat peraga PLC (Programmable Learning Center) dan korupsi Perpustakaan Digital dan sudah diputus oleh pengadilan, kemudian para pelaku pun telah menjalani hukuman. Korupsi terjadinya salah satu sebabnya adalah soal tidak transparansi dalam pengelolaan anggaran, karena itu dinas Pendidikan Kaltim ke depan diminta untuk lebih transparan soal anggaran. Harapan itu disampaikan wakil rakyat yang duduk di DPRD Kalimantan Timur.

Rusman Ya`qub

“Harapan kita ke depan dunia pendidikan Kaltim semakin bagus kinerja dan transparan anggaran semakin baik,” ujar Rusman Yaqub ketua Komisi IV DPRD Kaltim pada kalpostonline, Selasa (10/12/19)

Rusman yang juga ketua DPW PPP Kaltim ini tidak memberikan jawaban ketika ditanya apakah transparansi anggaran selama ini kurang baik. Dinas Pendidikan Kaltim mengutarakan bahwa pihak akan terbuka soal anggaran dan akan dimulai keterbukaan tersebut di internal Dinas Pendidikan kaltim.

“Seharusnya dari dulu kita harus transparan dalam pengelolaan keuangan dan saya sudah instruksikan ke sekolah sekolah agar dalam menyusun RAPBS juga melibatkan Komite Sekolah, guru, siswa dan stakeholder,” jelas Anwar Sanusi kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim pada kalpostonline, Selasa (11/12/19)

Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya dilakukan diluar kantornya, namun kegiatan transparansi anggaran itu akan dimulai dilingkungan Dinas Pendidikan Kaltim. ” Saya akan memulai dari kantor Disdikbud dalam mempublikasikan anggaran melalui web maupun papan elektronik dilobi kantor,” katanya lagi. (AZ/ADV)

Silakan Dibagikan

Tinggalkan Balasan

%d bloggers like this: