June 27, 2022

kalpostonline.com

Edukatif & Berintegritas

Bimtek Instalasi SPSE Versi 4.5, Cegah Praktik KKN Pengadaan Barang

Bimtek (Bimbingan Teknis) “Instalasi Aplikasi Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) Versi 4.5” di Hotel Grand Senyiur, Kamis (9/6/2022).

BALIKPAPAN, KALPOSTONLINE | Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Prov. Kaltim kegiatan Bimtek (Bimbingan Teknis) “Instalasi Aplikasi Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) Versi 4.5” di Hotel Grand Senyiur, Kamis (9/6/2022).

Kegiatan dibuka oleh Plt. Sekdaprov Kaltim (Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur) Riza Indra Riadi dengan dihadiri oleh KPA/PPK Penyedia se-Kaltim.

Dalam kesempatan itu Riza menjelaskan, tujuan bimtek ini merupakan wujud dari reformasi birokrasi sebagai upaya penghematan biaya dan waktu serta meminimalisir terjadinya praktek penyalahgunaan wewenang (Praktik KKN) termasuk dalam pemberian layanan yang berkualitas dan integritas yang tinggi.

Ia juga menuturkan aplikasi pengadaan barang dan jasa 4.5, merupakan pembaharuan dari aplikasi sebelumnya 4.4 .

Lanjut ia katakan, Aplikasi SPSE versi 4.5 sudah resmi dirilis pada 28 Oktober lalu, dimana aplikasi SPSE Versi 4.5 sudah menyesuaikan Peraturan Presiden No. 12 tahun 2021 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, serta turunannya.

“Sesuai dengan Perpres nomor 12 tahun 2021, tentang perubahan atas peraturan presiden nomor 16 tahun 2018, tentang pengadaan barang/jasa pemerintah. Sekaligus upaya penggunaan produk dalam negeri, pendayagunaan usaha mikro dan kecil,”jelas Riza.

Termasuk dengan perkembangan tehnologi dan kepentingan dunia, menyusul adanya perubahan-perubahan, seperti dalam Aplikasi Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) 4.5 saat ini.

“Pasalnya lelang secara elektronik dilakukan untuk menghindari Korupsi Kolusi Nepotisme (KKN),” terangnya.

Untuk itu dirinya berharap, platform terbaru tersebut dapat mengakomodir aspirasi masyarakat disegala bidang serta peningkatan pelayanan publik, partisipasi masyarakat dalam melaksanakan pembangunan di Kaltim.

“Diperlukan kecakapan yang baik dan diperlukan pemikiran yang maju dan inovatif, serta koordinasi sehingga mampu menterjemahkan tuntutan pembangunan daerah,”pungkasnya.

Turut Hadir Kepala Dinas Perhubungan Prov. Kaltim AFF Sembiring, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kaltim Masitah, Kepala Biro Kesra Andi Muhammad Ishak. (Adv)

Silakan Dibagikan

Tinggalkan Balasan

%d bloggers like this: