October 20, 2021

kalpostonline.com

Edukatif & Berintegritas

Berharap Bilik Sterilisasi Covid-19 di PPU Diaudit Ulang oleh BPK

Wakidi

PENAJAM, KALPOSTONLINE | Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS) DPRD Penajam Paser Utara (PPU) meminta agar pengadaan chamber atau bilik untuk manusia dan bilik untuk kendaraan diaudit ulang.

Anggota F-PKS DPRD PPU Sariman mengatakan, pihaknya meminta pemerintah daerah untuk mengajukan permintaan audit ulang ke Badan Pemeriksa Keungan (BPK) RI terkait dengan pengadaan bilik sterilisasi covid-19. Agar permasalahan tersebut tidak menimbulkan spekulasi berkepanjangan.

“Kami di Fraksi PKS berharap chamber diaudit ulang oleh lembaga berkompeten, yakni BPK. Supaya isu chamber tidak liar. Karena banyak masyarakat berpendapat kalau itu terlalu mahal, ada dugaan mark-up dan sebagainya. Ini harus di-clear-kan,” kata Sariman, Rabu (7/7/2021).

Pengadaan bilik sterilisasi corona untuk manusia dan kendaraan telah diaudit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) tahun 2020. Hasil auditnya tersebut menilai harga satuan chamber terlalu mahal.

“Walaupun sudah ada hasil audit BPKP, kita sarankan pemerintah daerah mengajukan permohonan ke BPK untuk audit ulang agar hasilnya lebih detail,” ujar Sariman.

Senada, Ketua F-PKS DPRD PPU Wakidi mengatakan, audit ulang dengan melibatkan BPK harus dilakukan pemerintah daerah. “Kami meminta diaudit ulang oleh BPK. Menurut saya kurang tepat, jika hasil audit mengacu pada harga normal. Sementara pengadaan chamber dilakukan saat kondisi tidak normal. Ini harus diaudit ulang, belum tentu juga eksekutif salah dipengadaan chamber ini,” jelas Wakidi. (ADV)

Silakan Dibagikan

Tinggalkan Balasan

%d bloggers like this: