October 1, 2022

kalpostonline.com

Edukatif & Berintegritas

Bumdes Sangut Gelar Bazar selama 20 Hari di Taman Bersemi

SANGATTA, KALPOSTONLINE | Berbagai upaya dan langkah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) untuk menggalakkan pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) guna memberikan dampak ekonomi  setelah dua tahun sempat terpuruk akibat Covid 19.

Untuk itu, kini kembali digelar Bazar Taman Bersemi yang laksanakan oleh Bumdes Sangatta Utara (Sangut) selama 20 hari dari tanggal 5 – 23 Juli 2022 di Taman Bersemi STQ Sangatta Utara. 

Acara pembukaan Bazar dirangkai dengan Syukuran Bumdes Sangatta Utara dan dihadiri oleh Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, Kadis Koperasi dan UMKM Darsafani, Kadis Kesehatan dr Bahrani, Camat Sangatta Utara Hasdiah, perwakilan Dandim dan undangan lainnya, Selasa, (5/7/2022) malam. 

Dalam sambutannya Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman menyampaikan lapangan STQ memang diserahkan kepada Bumdes untuk menjadi pengelolanya. Kemudian pihak kecamatan bertugas dalam bahasa pengawasannya. 

Bupati Kutim menyebut dirinya merasa senang karena di kepengurusan Bumdes yang baru ada kegiatan luar biasa yaitu Bazar. Hal ini dikarenakan Pemkab Kutim berusaha mengembalikan ekonomi kerakyatan melalui kegiatan-kegiatan seperti saat ini. 

“Namun tetap harus waspada Covid 19, karena Covid belum selesai,” himbau orang nomor satu Kutim ini. 

Dikesempatan ini dirinya meminta Bumdes mengelola Taman Bersemi STQ dengan baik dan selalu berkoordinasi dengan Kecamatan dan Pemkab Kutim karena arealnya bukan milik pribadi. 

“Fasilitas publik memang betul-betul untuk publik,” jelasnya. 

Pemkab Kutim, sambungnya, terus memfasilitasi para pelaku-pelaku UMKM, setelah beberapa waktu yang lalu telah dilaksanakan Sangatta Fair, Local Market dan kini Bazar Taman Bersemi maka berikutnya sudah ada Pesta Pantai Sekerat, Pesta Sangkulirang, Pesta Budaya di Pulau Miang, Teluk Lombok, Teluk Francis dan Teluk Kaba. 

“Agendanya sudah tertera sehingga ini menjadi fasilitas para pelaku UMKM untuk hadir di dalamnya,” harap Ardiansyah. 

Terakhir Ardiansyah meminta agar ada catatan transaksi setiap harinya. Hal dimaksud agar bisa mengukur sejauh mana keberlangsungan ekonomi kerakyatan yang didukung oleh kehadiran masyarakat, karena ini akan menjadi barometer keberhasilan pemulihan ekonomi. 

Sebelumnya, Rahman Ali Direktur Bumdes menyampaikan Taman Bersemi STQ ini merupakan sektor ekonomi yang sangat bagus, namun ada rumor yang mengatakan tempat ini terlihat kumuh, oleh karena itu maka pihaknya merasa bersemangat agar Taman STQ ini bisa berubah menjadi bersih. 

“Disini kami akan membuktikan bahwa Lapangan Bersemi STQ bisa berkembang,” kata ia. 

Dirinya melaporkan kepada Bupati, jumlah bangunan (lapak) keseluruhan sebanyak 104 buah dan yang ada sekarang sekitar 65 buah. Kemudian dirinya mengatakan, ingin lapangan STQ ini menjadi sentra ekonomi bagi Kutim, khususnya Kecamatan Sangatta Utara. 

“Kami berharap Lapangan Bersemi STQ ini bisa memberikan kontribusi PAD (Pendapatan Asli Daerah),” ujarnya. (QR/ADV DISKOMINFO KALTIM)

Silakan Dibagikan

Tinggalkan Balasan

%d bloggers like this: