June 17, 2021

kalpostonline.com

Edukatif & Berintegritas

Komisi I DPRD Kukar Tinjau Angkutan Batu Bara di Sungai Kedang Kepala

TENGGARONG, KALPOSTONLINE | Usai menggelar rapat dengar pendapat dengan perwakilan warga dan kepala desanya pada bulan lalu, Komisi I DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) melanjutkannya dengan meninjau langsung ke lokasi yang dikeluhkan masyarakat setempat, terutama pola angkutan batu bara dari PT Bara Tambang yang melalui sungai Kedang Kepala di Kecamatan Muara Kaman yang dinilai merusk lingkungan dan mengancam kehidupan para nelayan.

“Maka berkaitan dengan hal tersebut saya ditemani Johansyah, Hairendra, H.Burhanuddin dan kawan-kawan yang merupakan anggota komisi I DPRD melakukan peninjauan lapangan secara langsung terkait masalah lingkungan terhadap dampak beroperasinnya kegiatan PT Bara Tambang di Kecamatan Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur,” katanya saat inspeksi, Senin (22/6/2020).

Hilir mudik aktivitas tugboad batu bara skala besar dan kecil di Sungai Kedang Kepala

Ia mengatakan sidak ini fokus untuk menindak lanjuti titik-titik sumber ekonomi masyarakat dan lingkungan yang terganggu akibat adanya aktivitas tambang batu bara yang menggunakan alur sungai Kedang Kepala, Kecamatan Muara Kaman yang merupakan anak sungai Mahakam.

Supriyadi menilai, hilir mudik aktivitas tugboad batu bara skala besar dan kecil akan dilihat langsung bersama 100 warga yang terdiri dari nelayan dan petani, aparat hukum maupun aparat pemerintahan baik provinsi maupun aparat kabupaten.

Peninjauan dilakukan dengan mengamati cara angkutan batu bara beroperasi di sungai, kapal assist dan pontonnya di setiap Tanjong (tikungan) di sungai Kedang Kepala.

“Kita juga mampir langsung jika ada warga yang sedang melakukan aktivitas pemasangan jaring (pukat) kita juga melihat di mana lahan perkebunan yang terkikis dan longsor yang dipermasalahkan warga, hasilnya ini nanti menjadi kajian kita bersama dengan bersama pemerintah baik tingkat provinsi, kabupaten, dalam hal ini kita tidak ada yang kita tutup-tutupi kita riil apa yang ada,” jelasnya.

Rombongan Komisi 1 DPRD Kutai Kartanegara saat meninjau
ke Muara Kaman

Dalam peninjauan itu, Komisi I juga melibatkan pihak terkait lainnya di antaranya Kadis DLHK, Kadis Pertanian dan Peternakan, Kadis Kelautan dan Perikanan, Kadis Perhubungan, Kadis Perkebunan, Kepala BKSDA Provinsi dan Kepala KSOP Kelas II Samarinda.

“Kita juga didampingi langsung kolega kita Kamarur Zaman salah satu wakil warga mura kaman yang duduk sebaagai anggota DPRD Kukar 2019-2024. Camat Muara Kaman Surya Agus. SP,M.Si, Danramil, Kapolsek, Kades Muara Kaman Ulu, Kades Muara Kaman Ilir, Kades Bukit Jering, Kades Muara Siran, Kades Kupang Baru, Kades Kedang Kepala, LBH Masyarakat Kaltim, warga perkebunan dan nelayan , CV Aliya, CV Rama Sinta, CV Edelwis, ketua agen kapal dan Ketua Yayasan Primkopat,” katanya melanjutkan.

Supriyadi mengatakan ingin ekonomi masarakat jalan, pihak perusahaan juga bisa melakukan aktivitas dengan baik, jika ada persoalan harus cepat dicarikan solusi yang tepat agar masyarakat kita bisa berusaha dalam mencari nafkah keluarga, hidup sehat, bisa menyekolahkan anak yang lebih tinggi. (adv)

Silakan Dibagikan

Tinggalkan Balasan

%d bloggers like this: