October 27, 2021

kalpostonline.com

Edukatif & Berintegritas

Ini Persoalan Proyek Pembangunan Pasar Mangkurawang di Kukar

TENGGARONG, KALPOSTONLINE | Inspektorat Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) telah direkomendasikan oleh auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI untuk memeriksa kembali realisasi pelaksanaan pembangunan Pasar Mangkurawang Rp96,8 miliar.

Menurut auditor dalam temuan hasil pemeriksaan, pembayaran termin sebesar Rp96,8 miliar dalam proyek pembangunan Pasar Mangkurawang tidak berdasarkan hasil pengukuran bersama, kemudian pekerjaan tambah sebesar Rp9,5 miliar tidak ada anggarannya, terdapat kekurangan penerimaan sebesar Rp5,1 miliar dan kelebihan pembayaran Rp3,1 miliar atas kegiatan lanjutan pembangunan pasar mangkurawang.

Baca Juga: Apa Kabar 9 Orang Terduga Koruptor Proyek Listrik Pulau Kumala?

Melalui adendum kedua nomor 640-1524/03/BANG-SP/XII/2014 tanggal 1 Desember 2014, proyek yang dikerjakan PT Tangga Batu Jaya Abadi tersebut disepakati pekerjaan tambah sebesar Rp9,5 miliar sehingga nilai kontrak pembangunan pasar menjadi Rp106 miliar.

Berdasarkan pemeriksaan atas Daftar Pelaksanaan Anggaran Perubahan (DPAP) – SKPD Dinas CKTR, diketahui bahwa anggaran setelah perubahan untuk kegiatan lanjutan pembangunan pasar Mangkurawang sebesar Rp98,2 miliar, untuk membiayai belanja pegawai Rp63,3 juta, belanja barang dan jasa Rp91,8 juta dan belanja modal sebesar Rp98 miliar.

Baca Juga: Aset Senilai Belasan Miliar di Kukar Boroskan Keuangan Daerah

“Oleh karena itu , pekerjaang tambah kurang yang disepakati oleh PPK dan penyedia jasa sebesar Rp9,52 miliar tidak mempunyai dasar anggaran yang sah,” ungkap auditor BPK RI dalam laporan hasil pemeriksaannya.

Menurut auditor hal itu disebabkan karena kuasa pengguna anggaran kurang akurat dalam merencanakan pengadaan Pembangunan Pasar Mangkurawang.

“Merekomendasikan inspektorat untuk memeriksa kembali realisasi pelaksanaan pembangunan Pasar Mangkurawang,” tegas auditor BPK. (OY)

Silakan Dibagikan

Tinggalkan Balasan

%d bloggers like this: