April 19, 2024

kalpostonline.com

Edukatif & Berintegritas

Dispar Kutim Bekali Pelaku Pariwisata dengan Pelatihan Public Speaking

SANGATTA, KALPOSTONLINE | Untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam menyampaikan informasi atau mempromosikan pariwisata yang ada di Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Pemerintah Kabupaten Kutim melalui Dinas Pariwisata (Dispar) melaksanakan pelatihan publik speaking, selama dua hari, tanggal 29-30 Maret 2022. Kegiatan yang diikuti 32 peserta yang terdiri dari Komunitas Pelaku Pariwisata Kutim, Pelaku Usaha Wisata, My Trip Adventure (MTA), Pokdarwis dan lainnya, dibuka Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan, Administrasi Umum dan HAM Roma Malau, di Hotel Roya Victoria, Sangatta.

Kepala Dispar Kutim, Nurullah mengatakan kegiatan tersebut sangat penting bagi para pelaku  Pariwisata di Kutim. Output-nya agar bisa memberikan informasi yang baik tentang Pariwisata yang ada Kutim kepada masyarakat luas.

“Di Kutim ada sekitar 170 lebih wisata yang ada di Kutim. Ini menjadi tanggung jawab kita semua untuk perkenalkan kepada regional, nasional dan internasional. Agar informasi tersampaikan dengan baik, harus dilengkapi dengan ilmu,” ungkap Nurullah.

Sehingga destinasi wisata di Kutim dapat bersaing dengan daerah lain. Sejalan dengan program Bupati dan Wakil Bupati. Untuk mewujudkan hal itu, pelaku usaha harus punya skill.

“Sehingga tamu yang berkunjung ke Pariwisata Kutim, dapat menyampaikan kepada yang lain. Apalagi tahun 2024 IKN Nusantara akan diresmikan di Kaltim. Kutim sebagai daerah penyangga harus mempersiapkan diri di bidang Pariwisata,” ucapnya.

Sementara itu, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan, Administrasi Umum dan HAM Roma Malau mengatakan, komunikasi sangat penting untuk menarik minat wisatawan di Kutim.

“Kegiatan seperti ini, Dispar bisa melakukan koordinasi dengan OPD lainnya. Sebab kita tidak bisa bekerja sendiri perlu sinergi dengan berbagai pihak. Agar apa yang menjadi program Bupati bisa tercapai,” tuturnya.

Di samping itu harus memiliki banyak informasi terkait Pariwisata Kutim, sambung mantan Kepala Dinas Pendidikan Kutim ini.

“Koordinasi dengan pihak ketiga dalam pengembangan infrastruktur, guna mendukung ekonomi para pelaku UMKM,” tutur Roma. (ADV)

Admin

Silakan Dibagikan

Tinggalkan Balasan

%d bloggers like this: