January 28, 2023

kalpostonline.com

Edukatif & Berintegritas

Presiden Tetapkan Kereta Api Logistik Kaltim Masuk PSN, Ini Respons Ketua DPRD

Hasanuddin Masud

SAMARINDA, KALPOSTONLINE | Presiden Joko Widodo (Jokowi) menetapkan 13 Proyek Strategis Nasional (PSN) baru. Pemerintah melalui Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) mendorong pembangunan 13 PSN baru ini agar tepat waktu dan tepat sasaran. Penetapan 13 PSN baru tertuang dalam Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 9 Tahuh 2022 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 7 Tahun 2021 tentang Perubahan Daftar Proyek Strategis Nasional.

Deputi Bidang Koordinasi Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang Kementerian Bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian) sekaligus Ketua Tim Pelaksana KPPIP Wahyu Utomo menyampaikan, bahwa pertemuan untuk membahas rencana aksi 13 proyek yang baru telah digelar pada awal Agustus 2022.

“Pemerintah akan memastikan proyek selesai tepat waktu dan tepat sasaran karena berdampak positif terhadapekonomi Indonesia baik lingkup regional maupun nasional. Rencana aksi, pencapaian, dan tindak lanjut isu perlu segera dilengkapi oleh Penanggung Jawab Proyek Strategis Nasional sebagai dasar bagi kita untuk meneliti dan melihat apa saja yang kita harus lakukan,” kata Wahyu dalam siaran pers.

Mengutip keterangan KPPIP, yaitu Infrastruktur Kereta Api Logistik di Kalimantan Timur termasuk dalam 13 Proyek Strategis Nasional (PSN) baru dengan nilai investasi Rp53,3 Triliun skema pendanaan pihak swasta. Deskripsi Proyek Kereta api Kalimantan Timur merupakan proyek pembangunan kereta api single track sepanjang 203 km yang didukung dengan infrastruktur meliputi stasiun, jetty batubara, pelabuhan dan PLTU dengan kapasitas 15 MW. PT Kereta Api Borneo (KAB) akan mengoperasikan proyek ini. Proyek ini akan melewati Kabupaten Kutai Barat, Kabupaten Paser, Kabupaten Penajam Paser dan Kota Balikpapan. Proyek ini bertujuan untuk mengurangi biaya distribusi dan waktu tempuh sehingga dapat meningkatkan kapasitas produksi perusahan pertambangan.

Untuk meningkatkan nilai kelayakan proyek, pihak investor yaitu PT Kereta Api Borneo telah mengajukan permohonan perubahan status dari kereta api khusus menjadi kereta api umum, yang mana akan memungkinkan PT Kereta Api Borneo untuk mengangkut penumpang dan barang non-afiliasi seperti minyak kelapa sawit dan kayu. Unsur pimpinan DPRD Kalimantan Timur merespon positif langkah pemerintah pusat terkait 13 kebijakan Proyek Strategis Nasional (PSN) baru, dimana Kaltim termasuk dalam proyek Infrastruktur Kereta Api Logistik.

“Tentu kita berterima kasih pada pemerintah pusat atas adanya PSN Kereta Logistik di Kaltim. Kami tentu berharap proyek ini memberi kontribusi positif bagi kesejahteraan masyarakat Kaltim,” jelas Hasanuddin Masud Ketua DPRD Kaltim pada Kalpost melalui ponselnya Rabu (4/1/2023).

Politisi Partai Golkar ini juga berharap pada pemerintah pusat bahwa proyek strategis nasional itu tidak hanya untuk Ibukota Baru, tetapi untuk kebutuhan seluruh masyarakat Kaltim.

“Besar harapan masyarakat agar keberadaan kereta logistik tersebut bukan semata-mata untuk menangani kebutuhan IKN, tetapi juga untuk memudahkan distribusi hasil produksi warga Kaltim keseluruhan,” pungkas ketua DPD Golkar Kukar. (AZ)

Silakan Dibagikan

Tinggalkan Balasan

%d bloggers like this: