June 17, 2021

kalpostonline.com

Edukatif & Berintegritas

PPDB Jenjang SMP, Kadisdikbud Samarinda: Semua Sekolah Favorit dan Unggul

SAMARINDA, KALPOSTONLINE | Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang SMP di kota Samarinda siap digelar secara daring (online) mulai 23 Juni sampai dengan 27 Juni untuk pendaftar afirmasi, perpindahan, prestasi akademik dan non akademik, pengumuman dilakukan pada 29 Juni. Sementara untuk pendaftar zonasi akan dilaksanakan pada 30 Juni sampai dengan 4 Juli, pengumuman pada 6 Juli 2020.

Adapun untuk daftar ulang untuk semua jalur pendaftaran tersebut akan dilaksanakan pada 8 Juli sampai 10 Juli. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Samarinda, Asli Nuryadin menegaskan jika pihaknya telah siap menjalankan PPDB secara daring untuk jenjang SMP.

“Mulai besok (Selasa, 23/6/2020). Kita sudah siap seperti tahun-tahun lalu,” katanya kepada kalpostonline, Senin (22/6/2020).

Asli Nuryadin
Asli Nuryadin Kadisdikbud Kota Samarinda

Secara teknis ia menjelaskan, jalur pendaftaran tahun ini sedikit berbeda dibanding tahun sebelumnya. Seperti jalur pendaftaran zonasi, bila tahun lalu pendaftaran zonasi mencapai porsi 90 persen maka tahun ini berkurang menjadi 60 persen.

“Sekarang ada afirmasi 15 persen, pindahan 5 persen, penghargaan 20 persen ditambah zonasi 60 persen jadi 100 persen,” sebutnya.

Begitu pula dengan zonasi, tahun ini terdiri dari zona 1 meliputi Kecamatan Samarinda Seberang, Loajanan Ilir, Palaran. Zona 2 meliputi Kecamatan Samarinda Kota, Samarinda Ilir, Sambutan. Zona 3 meliputi Kecamatan Samarinda Utara dan Sei Pinang. Kemudian zona 4 terdiri dari Kecamatan Samarinda Ulu dan Sei Kunjang.

Zonasi SMP di Kota Samarinda

“Tahun lalu zonasi hanya terbagi dua untuk tahun ini dibagi menjadi empat zona,” katanya.

Namun demikian, Asli Nuryadin meminta kepada orang tua siswa yang akan mendaftarkan anaknya agar tidak memaksakan menyekolahkan anaknya ke sekolah favorit atau unggulan.

“Sekolah favorit, unggulan itu tidak ada, favorit atau unggulan itukan menurut dia. Semua sekolah itu favorit selama anaknya nanti jadi anak baik,” tegasnya.

Dijelaskannya, output dari sebuah pendidikan diantaranya bermanfaatnya seseorang saat bergaul di tengah-tengah masyarakat.

“Anak kita akan baik dan bermartabat saat terjun ke masyarakat. Kalau masih di sekolah sulit dinilai karena sekolah inikan memfasilitasi. Jadi kalau anaknya tidak berprestasi tidak usah dipaksakan sekolah yang jauh-jauh,” pesannya memungkasi. (OY)

Silakan Dibagikan

Tinggalkan Balasan

%d bloggers like this: