April 19, 2024

kalpostonline.com

Edukatif & Berintegritas

Pengadaan Command Center dan Data Center di Disdikbid Kaltim Tidak Sesuai Perencanaan

SAMARINDA, KALPOSTONLINE | Pansus LKPj Gubernur Kalimantan Timur yang diketuai Sutomo Jabir mempertanyakan melalui surat Pansus LKPj Gubernur Kaltim 2 Mei 2023 Nomor : 014/Pansus-LKPJ/V/2023 Perihal Uji Petik Lapangan Pansus LKPJ kepada Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (PUPR & PERA) Provinsi Kalimantan Timur, dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur untuk dapat mendampingi Uji Petik Lapangan Pansus LKPJ Gubernur Kalimantan Timur Tahun 2022.

Untuk Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur
Tinjauan terkait efektivitas command center, data center dan bandwidth pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur. Dalam pertemuan sekaligus sidak ke lapangan turut hadir Kepala Disdikbud M Kurniawan, Sekretaris, Kepala Bidang SMU, SMK, Kabid Umum dan KPA, PPTK Proyek Pengadaan command center, data center dan bandwidth.

Ketua Pansus LKPj Gubernur Sutomo Jabir bersama anggota Reza Fachlevi dan Rusman Yaqub mempertanyakan proyek command center, data center dan bandwidth tersebut. Terkait dengan urgensi Dan azas kemanfaatan pengadaan tersebut. Selain itu ditanyakan juga mengapa command center, data center belum bisa beroperasi. Bahkan barang beserta kelengkapan Alat nya masih belum terpasang.

“Ini gimana pengadaan command center, data center? Sehingga sampai sekerang belum terpasang,” tanyanya.

Hal yang sama Agil Anggota pansus LKPj turut mempertanyakan. Menurutnya jika melihat kondisi dilapangan, barang dan peralatan belum terpasang karena tidak memiliki tempat untuk pemasangan alat tersebut.

“Apakah sebelumnya Disdikbud tidak memiliki perencanaan? Sampai-sampai pengadaan ini tidak bisa memiliki tempat. Ini berarti tidak ada perencanaan,” tanya Agil kepada Kadisdikbud Provinsi Kaltim.

Kadisdikbud Provinsi Kaltim M Kurniawan menjelaskan jika command center, data center belum beroperasi Karena tidak memiliki tempat, menurutnya kantor Disdikbud sudah penuh sehingga tidak mencukupi lagi dan command center, data center dipindah ke Gedung Tekom, menempati ruangan studio yang tidak terpakai.

“Tidak ada lagi ruangan di Disdikbud untuk command center, data center. Sehingga dipindah ke gedung tekom Disdikbud. “terangnya.

Selain itu, untuk sementara command center, data center menunggu pekerjaan ruangan yang nilai proyek pekerjaannya mencapai Rp1,5 Milyar ditarget selesai 4 bulan. Sementara nilai proyek pengadaan command center, data center mencapai Rp 17 Milyar dan bandwidth mencapai Rp 17,3 Milyar kurang lebih untuk 130 Sekolah melalui APBD tahun 2022. Untuk ruangan 1,5 Milyar Anggaran tahun 2023. (QR)

Admin

Silakan Dibagikan

Tinggalkan Balasan

%d bloggers like this: