February 25, 2024

kalpostonline.com

Edukatif & Berintegritas

Kasus Ismail Thomas Berlanjut, CB Mantan Kadis ESDM Kaltim Diperiksa

Ismail Thomas diringkus

JAKARTA, KALPOSTONLINE | Penyidik Pidsus Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan politikus PDI Perjuangan Ismail Thomas sebagai tersangka kasus korupsi. Ismail merupakan Anggota Komisi I DPR dari Fraksi PDI Perjuangan dan Mantan Bupati Kutai Barat Kalimantan Timur dua periode (2006-2016).

Penyidik terus mendalami kasus tersebut dan melakukan pemeriksaan, Jumat 18 Agustus 2023 memeriksa 1orang saksi, terkait dengan perkara dugaan tindak pidana korupsi penerbitan dokumen perizinan pertambangan PT Sendawar Jaya.

“Jumat 18 Agustus 2023, Kejaksaan Agung melalui Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) memeriksa 1 orang saksi, terkait dengan perkara dugaan tindak pidana korupsi penerbitan dokumen perizinan pertambangan PT Sendawar Jaya,” kata Kapuspenkum Kejagung Ketut Sumedana di Kejagung dalam rilis yang diterima media ini Jumat 19 Agustus 2023 Nomor: PR – 923/078/K.3/Kph.3/08/2023.

Menurut Ketut Sumedana, saksi yang diperiksa itu adalah mantan Kepala Dinas Pertambangan dan Sumber Daya Mineral provinsi Kalimantan Timur.

“Saksi yang diperiksa yaitu CB selaku Mantan Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Kalimantan Timur, terkait penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi penerbitandokumen perizinan pertambangan PT Sendawar Jaya atas nama Tersangka IT. Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasanbdalam perkara tersebut,” jelasnya.

Dari beragai sumber terungkap bahwa, Kasus pemalsuan Dokumen Penetapan Ismail sebagai tersangka kasus korupsi lantaran diduga terlibat dalam pemalsuan dokumen terkait izin pertambangan. Dokumen palsu ini diduga digunakan PT Sendawar Jaya untuk kepentingan sebuah persidangan.

Dari informasi yang dihimpun, PT Sendawar Jaya sempat memenangkan gugatan perdata dengan salah satu tergugat Kejagung.

Pada intinya, PT Sendawar Jaya menginginkan Kejagung mengembalikan aset yang disita dalam kasus Jiwasraya. Aset tersebut berada di Kutai Barat. Kejagung melakukan banding dan dinyatakan menang. Kejagung belakangan mengetahui dokumen yang digunakan PT Sendawar Jaya merupakan palsu dan mengendus salah satu pelakunya adalah Ismail Thomas.

Dilakukan saat jadi anggota DPR, Kasus pemalsuan ini diduga dilakukan Ismail saat menjabat sebagai Anggota DPR Komisi I periode 2019-2024.

“Yang bersangkutan diduga melakukan pemalsuan dokumen pada tahun 2021. Statusnya sebagai anggota DPR,” ujar Ketut.

Ismail Thomas dikenakan Pasal 9 UU Tipikor juncto pasal 55 ayat 1 KUHP. Ismail resmi diborgol dan ditahan di selama 20 hari ke depan atau sampai 3 September 2023 di Rutan Salemba cabang Kejagung. Kasus Ismail Thomas iini cukup hangat menjadi perbincangan politisi di daerah ini. (AZ/Qr)

Admin

Silakan Dibagikan

Tinggalkan Balasan

%d bloggers like this: