December 7, 2022

kalpostonline.com

Edukatif & Berintegritas

Dugaan Pungli di KSOP, AMPL-KT Bakal Demo Kejati Kaltim

Kantor Kejati Kalimantan Timur.

SAMARINDA, KALPOSTONLINE | Aktivis peduli Lingkungan yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Peduli Lingkungan Kalimantan Timur (AMPL-KT) bakal berunjuk rasa di Kejati Kaltim. Unjuk rasa itu berhubungan dengan beredarnya video pungli yang diduga dilakukan oleh oknum KSOP Kelas II Samarinda. Video tersebut disinyalir direkam di dalam ruang kerja oknum KSOP Samarinda. Hal itu disampaikan Ketua AMPL-KT Agus Setiawan pada Kalpostonline Senin (24/10/22).

“Sebagai pejabat negara, seharusnya dapat menjaga marwah pribadi, keluarga maupun instansi di mana ia menjabat. Namun yang dilakukan oleh yang diduga oknum KSOP Samarinda merusak citra yang disematkan di UPT Kementrian Perhubungan dengan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM),” tegas Agus.

Aliansi mengaku geram dan kecewa dengan aparat penegak hukum. Dalam kasus ini sungguh ironis, tidak ada dilakukan pemeriksaan oleh aparat penegak hukum. Padahal bukti visual yang ramai di media sosila atas dugaan pungli sudah menjadi rahasia umum. Dalam ketentuan tentang pungutan liar secara khusus diatur dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil, bahwa PNS wajib menolak segala bentuk pemberian yang berkaitan dengan tugas dan fungsinya kecuali pengasilan atau gaji. PNS dilarang untuk menyalahgunakan wewenang dan melakukan pungutan liar atau pungli kepada pihak manapun, termasuk masyarakat yang di layani.

Oleh karena itu, “AMPL-KT mendesak beberapa pihak agar transparan dan amanah dalam memberikan pelayanan sesuai dengan prosedur dan aturan yang berlaku. Kami meminta Kejati Kalimantan Timur untuk segera mengusut tuntas dugaan pungli oknum KSOP Samarinda yang ramai di media sosial. Meminta Kejati dan KPK RI untuk melakukan audit investigasi atas dugaan pungli yang melibatkan oknum KSOP Samarinda dalam pengurusan dokumen administrasi. Kepala KSOP Samarinda untuk melakukan klarifikasi atas dugaan pungli oleh oknum KSOP Samarinda dan membersihkan oknum tikus kantor yang diduga terlibat dalam praktik pungli, minggu ini kita demo kejati,” pungkas Agus. (AZ)

Silakan Dibagikan

Tinggalkan Balasan

%d bloggers like this: