June 17, 2021

kalpostonline.com

Edukatif & Berintegritas

Dua Jalan Negara Hilang, Pemilik Hotel Ibis-Mercure Diminta Bertanggung Jawab

Jahidin (kanan) saat sidak ke lokasi hotel

SAMARINDA, KALPOSTONLINE | Komisi I DPRD Kaltim dipastikan akan memanggil kembali PT Bumi Mulia Sentosa Abadi pemilik hotel Ibis dan Mercure di Jalan Mulawarman Kelurahan Pelabuhan. Pemanggilan ini dilakukan karena pihak hotel diduga secara sengaja memanfaatkan tanah negara untuk kepentingan bisnis hotel yaitu terkait hilangnya Jalan Pabean dan Jalan Lombok.

“Komisi I sangat serius, apa alasan hukumnya Jalan Pabean dan Jalan Lombok dihilangkan? Kedua jalan itu tercatat dalam lembaran negara. Apa dasar hukumnya jalan negara ini diambil alih oleh pemilik hotel IBIS dan Mercure? Kedua jalan itu seumur dengan kota Samarinda. Ini ada dua badan jalan yang dihilangkan. Jalan Pabean sebelah Selatan dan jalan Lombok sebelah Timur. Sekarang kan ditulis di situ tanah bulog, padahal kedua jalan itu dulu baru tanah bulog,” jelas Jahidin Ketua Komisi I DPRD Kaltim pada media ini, Selasa (27/10/20) diruang komisi I.

Politisi senior dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menegaskan, pihaknya sudah mengagendakan pemanggilan kepada pemilik hotel untuk memberikan penjelasan terhadap persoalan tersebut.

Jahidin saat menjelaskan keberadaan jalan negara di sekitar lokasi Hotel Ibis dan Mercure Samarinda yang diduga dihilangkan

“Kami sudah agendakan pemanggilan pemilik hotel, mereka harus memberikan klarifikasi dan pertanggungjawaban atas hilangnya kedua jalan tersebut. Ada apa ini? Komisi I akan mendalami soal itu secara serius, tidak menutup kemungkinan masalah ini masuk ranah hukum,” tegas Jahidin lagi.

Fakta dilapangan mengejutkan anggota dewan, karena ditemukan badan jalan itu benar dimanfaatkan sebagai bagian dari hotel. Komisi I DPRD Kaltim yang membidangi masalah hukum dan pemerintahan pun nampak geram dengan pihak-pihak yang memanfaatkan fasilitas umum seperti jalan untuk kepentingan bisnis.

“Kami komisi I sudah melakukan sidak di lapangan dan melihat fakta kedua jalan itu telah hilang. Saya sejak kecil juga sudah tahu ada kedua jalan itu di sana, ini kan mencurigakan sekali dan ada indikasi perbuatan melawan hukum,” kata mantan penyidik polisi ini mengakhiri. (AZ)

Silakan Dibagikan

Tinggalkan Balasan

%d bloggers like this: