December 8, 2022

kalpostonline.com

Edukatif & Berintegritas

CRS Diberikan Keluar Lukai Rasa Keadilan Masyarakat Kaltim

SAMARINDA, KALPOSTONLINE | Sekira 100 orang masyarakat Kalimantan Timur yang tergabung dalam Majelis Organisasi Daerah Nasional ( MODN ) melakukan aksi Unjukrasa Selasa (17/5/22) di DPRD Kalimantan Timur jalan Teuku Umar Samarinda, pengunjukrasa mendesak wakil rakyat untuk mengambil sikap terkait dengan prilaku PT. Bayan Resources yang memberikan bantuan ke Universitas di luar Kalimantan Timur. Dalam orasinya pengunjukrasa mengecam langkah perusahaan tersebut.

“Perusahaan itu mengeruk sumber daya alam Kaltim, tapi membagi ke universitas di luar Kaltim. Sebagai warga Kaltim kami sangat terlukai perasaan. Kami minta wakil rakyat yang kami pilih di DPRD Kaltim harus mengambil sikap,” teriak orator di atas mobil pik up.

Orasi terus dilakukan secara bergantian oleh para pengunjukrasa, mereka mengaku sangat kecewa dengan perusahaan PKP2B yang ada di Kaltim karena kurang peduli

“Kami masyarakat Kaltim butuh pemerataan dan keadilan, pemberian CSR keluar Kaltim sangat melukai rasa keadilan warga Kaltim” kata orator lainya.

Pengunjuk rasa cukup lama berorasi, namun tak satu pun anggota DPRD Kaltim yang menemui, pengunjukrasa pun mulai merapat ke pintu gerbang DPRD Kaltim, mobil pik up pembawa peralatan pengeras suara sedikit demi sedikit juga merapat pintu gerbang DPRD Kaltim, Aparat Kepolisian dari Polresta Samarinda yang mengawal aksi terus berjaga di depan pintu gerbang.

Sebelumnya Humas PT Bayan Resources Syahbudin Noor memberikan mengklarifikasi bahwa bantuan dana abadi pendidikan dari pemilik Bayan Grup Dato Low Tuck Kwong ke perguruan tinggi di luar Kaltim seperti di pulau Jawa adalah dana pribadi

“Bantuan dana pendidikan yang diberikan Dato Low Tuck Kwong untuk Universitas Indonesia Rp 50 miliar, Institut Teknologi Bandung Rp 100 miliar, dan Universitas Gajah Mada Rp 50 miliar merupakan bantuan pribadi. Bantuan itu dari kantong pribadi Dato Low Tuck Kwong. Bantuannya dalam bentuk dana abadi pendidikan. Bukan dana CSR,” jelas Syahbudin Noor Kepada awak media dalam konferensi pers di Hotel Ibis Samarinda, Jumat (13/5/2022).

Meski begitu, dia menuturkan, pihaknya akan berkomunikasi dengan Dato Low Tuck Kwong soal donasi ke Universitas Mulawarman (Unmul) dan berbagai perguruan tinggi di Kaltim. (AZ)

Silakan Dibagikan

Tinggalkan Balasan

%d bloggers like this: