April 17, 2024

kalpostonline.com

Edukatif & Berintegritas

Bupati Dorong BUMDes Aktif Dalam Pembangunan Pertanian di Desa

Edi Damansyah

TENGGARONG,KALPOSTONLINE | Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah mendorong agar Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa/BUM Desa Bersama) untuk turut serta terlibat aktif dalam pembangunan pertanian di desa mulai dari penyediaan saprodi sampai dengan menampung dan mengolah hasil pertanian dari para petani.

“Penguatan fungsi dan peran BUM Desa/BUM Desa Bersama menjadi salah satu Fokus Utama dalam RPJMD Kabupaten Kutai Kartanegara Tahun 2021-2026. Hal ini sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat untuk memberdayakan BUM Desa dalam percepatan pertumbuhan ekonomi pedesaan maupun kawasan perdesaan,” kata bupati Edi Damansyah saat dialog bersama masyarakat desa Bukit Pariaman, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kamis (24/8/2023).

“Saya rekomendasikan pemerintah Desa Bukit Pariaman dan BUMDesa Bukit Pariaman, agar dapat belajar dari BUMDesa Sumber Purnama Desa Loh Sumber Kecamatan Loa Kulu. Sekalipun usia BUMDesa mereka baru lebih dari 1 (satu) tahun, namun mereka telah melakukan inovasi dan terobosan dengan membangun kerjasama dengan berbagai pihak untuk membantu petani termasuk saat ini telah menghasilkan beras premium Cap Tugu yang dihasilkan dari Unit Usaha Penggilingan Beras (Rice Milling Unit-RMU),” katanya.

Bahkan kata Edi Damansyah, harga beras yang diproduksi BUMDesa Sumber Purnama dapat bersaing dengan harga beras yang berasal dari Sulawesi dan Jawa (Rp. 50.000.-/5 kg).

“BUMDesa Sumber Purnama juga melakukan kerjasama dengan kelompok tani melalui “Program Agro Solution”. Dengan adanya program ini, BUMDesa Sumber Purnama selain menjamin fasiltasi (permodalan) untuk pelaksanaan budidaya padi sawah (pengolahan lahan, saprodi, pestisida, panen dan pascapanen) juga yang lebih penting lagi adalah adanya jaminan pasar dan asuransi pertanian,” ujarnya, sebagaimana dilansir prokom.

“Saya berharap Bumdes di Bukit Pariaman ini dapat mencohtoh bumdes yang sudah berhasil. Semoga panen padi ini akan meneguhkan Kabupaten Kutai Kartanegara dalam memberikan kontribusi sebagai daerah penghasil padi terbesar di wilayah Provinsi Kalimantan Timur dan dapat meningkatkan kesejahteraan petani,” demikian harapnya.(QR/ADV/Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kaltim)

Admin

Silakan Dibagikan

Tinggalkan Balasan

%d bloggers like this: