October 27, 2021

kalpostonline.com

Edukatif & Berintegritas

Anggota DPRD Kaltim Ini Terima Kredit Puluhan Miliar, Tapi…

SAMARINDA, KALPOSTONLINE | PT SKE merupakan sekian perusahaan penerima fasilitas kredit dari bankaltim. Perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan Bahan Bakar Minyak (BBM) ini didirikan berdasarkan Akta Pendirian No. 22 tanggal 16 Juni 2009 serta disahkan oleh Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum Kementerian Hukum dan HAM Nomor AHU-44064.AH.O1.01 tanggal 7 September 2009.

Baca Juga: Mengenal PT SM, Penerima Kredit Rp509 Miliar dari Bankaltim

Selain M Syahrun (MS) yang menerima kredit dari bankaltim, ada anggota DPRD Kaltim periode 2019-2024 lainnya, HM yakni Direktur PT SKE. Meski pada 2011 terjadi perubahan kepengurusan PT SKE, namun sang direktur HM memasukkan istrinya Nf menjadi Komisaris di PT SKE untuk mendampingi dirinya.

bankaltim

HM melalui PT SKE menerima kredit dari PT BPD Kaltim Kaltara sejak tahun 2011 berdasarkan PK Notariel No. 42 tanggal 27 Juni 2011 dengan jenis KMK bersifat revolving (perhitungan bunga berdasarkan saldo kredit outstanding dari rekening koran) dengan tujuan penggunaan kredit adalah sebagai modal kerja PT SKE dalam rangka menyuplai solar kepada PT GC (group dari PT SKE) sesuai kontrak kerjasama tanggal 27 April 2011, kredit tersebut bukan tanpa masalah.

Baca Juga: Selain Tidak Sesuai Peraturan BI, Bankaltim Langgar Aturannya Sendiri

Selain itu, PT SKE memiliki beberapa grup usaha yaitu PT HBL dengan pemilik dan direktur yang sama yaitu HM dan PT NJA dengan pemilik sekaligus direktur yang sama yaitu F serta pemilik sekaligus komisaris yang sama yaitu Nf istri HM. Pun HM juga dikenal sebagai politisi bersaudara yang sukses lagi tajir dan pernah mengikuti pertarungan pilkada sebagai calon wakil kepala daerah di Sulawesi.

Baca Juga: Auditor Bankaltimtara Sebut Ada 12 Kejadian Penipuan Rugikan Bank

Menurut hasil pemeriksaan BPK RI Perwakilan Kaltim atas PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Kaltim pada Desember 2018 disebutkan, analisis permohonan pemberian dan perpanjangan fasilitas kredit PT SKE milik HM senilai puluhan miliar rupiah tersebut tidak dilakukan secara memadai oleh direksi bankaltim dan penyelesaian kredit berlarut-larut sampai saat ini. (OY)

Silakan Dibagikan

Tinggalkan Balasan

%d bloggers like this: