September 29, 2021

kalpostonline.com

Edukatif & Berintegritas

Ini Harga Daging Sapi di Samarinda Usai Natal & Tahun Baru

SAMARINDA, KALPOSTONLIE | Usai Natal 2019 dan tahun baru 2020, harga daging sapi di Kota Samarinda, dinilai masih mahal. Di Pasar Segiri yang merupakan pasar central di Samarinda tersebut, daging sapi dijual bervariasi antara Rp110.000 untuk daging nomor dua (yang bercampur lemak) dan seharga Rp120.000 untuk daging khas tanpa lemak.

Dilansir indonesia.inside, pedagang di Pasar Rahmad Jalan Lambung Mangkurat bernama Aldo mengatakan jika pada saat Natal dan tahun baru, harga daging sapi sempat menyentuh Rp130.000/Kg.

“Memang daging yang nomor satu sempat naik tetapi hanya seminggu saja. Kini harganya sudah turun walaupun harganya masih mahal. Biasanya berkisar antara 90-100 ribu sekilonya,” jelasnya, Ahad (12/1).

Sementara itu, untuk harga tetelan yang kerap dibuat masakan rawon dijual dengan harga Rp40.000-Rp60.000. Sedangkan beberapa bagian karkas lainnya tidak ada kenaikan seperti harga untuk tulangan yang dijual Rp70.000, iga Rp60.000, hati dan paru seharga Rp100.000.

Seorang pembeli Nani (50 th) menyatakan harga daging yang masih di atas Rp100.000, dinilainya masih mahal dan belum tentu dapat terjangkau masyarakat luas.

“Harusnya kan sudah lewat Natal dan tahun baru, harga dapat turun. Tetapi kan masih mahal, semoga harganya dapat turun lagi,” harapnya.

Sementara itu, harga daging beku di pasar modern, harga daging sapi kualitas terbaik dijual dengan harga Rp10.380/100 Gr, daging kerbau beku Rp4.490/100 Gr, dan hati sapi beku Rp3.590/100 Gr.

Untuk harga ayam broiler di Pasar Bengkuring, Samarinda Utara, dijual dengan harga Rp43.000 untuk ukuran 800 Gram dan Rp49.000 untuk ukuran 1 Kg. Di pasar modern, harga ayam broiler beku dijual dengan harga 37.000/800 Gr. (RED)

Silakan Dibagikan

Tinggalkan Balasan

%d bloggers like this: