Mon. Mar 8th, 2021

kalpostonline.com

Edukatif & Berintegritas

Perdagangkan Kucing Hingga Beruang Via Medsos, Polisi Tangkap Sejumlah Orang

BALIKPAPAN, KALPOSTONLINE | Jual beli satwa dilindungi berhasil dibongkar aparat kepolisian. Tim Beruang Hitam Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Balikpapan berhasil menangkap sejumlah tersangka praktik jualan beli satwa endemik secara online via Facebook di wilayah Kota Balikpapan pada Kamis (23/1/2020).

Dari hasil penyelidikan, polisi berhasil menangkap tersangka berinisial AAM (29) yang diduga melakukan penjualan satwa endemik seperti Beruang Madu, Kucing Hutan, Musang jenis Binturong dan Musang Martin. AAM diamankan di Jalan Soekarno Hatta KM 3 Balikpapan Utara.

Dari hasil pengembangan, polisi juga mengamankan dua pelaku lainnya berinisial AD (27) warga Balikpapan Tengah dan MK (32) warga Samarinda. Keduanya kedapatan menjual Kucing Hutan jenis Blacan dan Musang Binturung.

Kapolresta Balikpapan, Kombes Pol Turmudi

Dari hasil pemeriksaan, tersangka AAM mengaku Beruang Madu yang dijualnya berasal dari Muara Kaman, Kutai Kartanegara (Kukar). Ia memesan kepada seseorang melalui akun FB, Vika Animalove.

“Pengungkapan ini kami lakukan secara undercover (penyamaran) dengan control delivery. Ketika hendak transaksi, kami langsung amankan pelakunya,” ujar Kapolresta Balikpapan, Kombes Pol Turmudi, Senin (27/1/2020) siang seperti dikutip dari laman poldakaltim.com.

Sejumlah satwa endemik disita dari para tersangka, seperti Beruang Madu dalam kondisi sakit, Kucing Hutan Blacan, Musang Binturung, ada juga Musang Martin.

Turmudi melanjutkan, hewan dilindungi ini berasal dari hutan di wilayah Kaltim. Selanjutnya pelaku menjualnya secara online.

“Ada pesanan baru dikirim. Penjualannya sistem online, kami juga masih mendalami,” terang Turmudi.

Di tempat terpisah, Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Ade Yaya Suryana menjelaskan, akibat perbuatannya, ketiga pelaku dijerat dengan pasal perdagangan hewan dilindungi dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara. Sementara hewan-hewan ini akan diserahkan ke BKSDA. (RED)

Silakan Dibagikan

Tinggalkan Balasan

%d bloggers like this: