Sun. Feb 28th, 2021

kalpostonline.com

Edukatif & Berintegritas

Lelang Kadisdik Kaltim Diulang, Tanyakan ke Gubernur

SAMARINDA, KALPOSTONLIE | Siapakah yang akan menjadi Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Provinsi Kaltim? hingga kini publik masih bertanya-tanya terkait prosesnya. Dalam proses lelang yang sebelumnya dalam tahap akhir mengasilkan dua orang calon itu kembali di ulang.

Ada lima orang calon yang mengikuti seleksi tersebut, dua diantaranya dinyatakan gugur karena usia, sehingga menyisakan 3 orang. Selanjutnya dari hasil tes kejiwaan, panitia seleksi (pansel) mencoret satu orang diantaranya.

Baca Juga: Ini Materi Gugatan Yayasan Melati ke Disdik Kaltim

Plt Sekdaprov Kaltim M Sabani saat di konfirmasi awak media mengatakan masih dalam proses. “Tunggu aja,” katanya singkat.

Terkait penyebab lelang ulang atau seleksi ulang, M Sabani enggan berkomentar lebih jauh.
“Saya bukan pansel, jadi tidak ikut-ikutan. Wartawan lebih tahulah dari saya,” jelasnya.

Hasil seleksi atau lelang jabatan itu termaktub dalam pengumuman Nomor:016/Pansel-JPTKaltim/VI/2019 Tentang penyesuaian hasil seleksi administrasi dan hasil uji narkoba, kejiwaan seleksi terbuka pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah provinsi Kaltim. Dalam pengumuman tersebut menyatakan, peserta seleksi yang berusia lebih dari 56 tahun pada tanggal 1 Agustus 2019 dinyatakan tidak memenuhi syarat administrasi. Khusus untuk pengisian jabatan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan tidak dapat dilanjutkan karena jumlah peserta yang memenuhi syarat dan lulus hanya berjumlah dua orang.

Selanjutnya pada 1 Juli 2019 seleksi kembali dibuka, termasuk untuk Seleksi Kadisdik Pendidikan dan Kebudayaan Prov Kaltim. Namun seleksi kali terakhir ini kembali memanggil lima peserta yang tiga orang diantaranya pada seleksi sebelumnya sudah dinyatakan gugur.

Terkait hal itu, Sekretaris Panitia Seleksi Bere Ali dikonfirmasi juga enggan menjelaskan.
“Tolong tanyakan sama Ketua Pansel yaitu Ibu Meiliana. Kami sepakat informasi satu pintu yaitu ketua Pansel,” jelasnya.

Giliran Ketua Pansel Meiliana saat dikonfirmasi melalui aplikasi percakapan mengatakan hal itu kewenangan gubernur.
“Silahkan tanyakan dengan Gubernur ya,” ujar Meliana singkat.(QR)

Silakan Dibagikan

Tinggalkan Balasan

%d bloggers like this: