Wed. Mar 3rd, 2021

kalpostonline.com

Edukatif & Berintegritas

Di Tengah Covid-19, Kegiatan Bawaslu Kaltim Tetap Padat

SAMARINDA, KALPOSTONLINE | Di tengah pandemi Covid – 19 yang sedang terjadi berdampak bagi aktivitas masyarakat. Tak hanya dibidang ekonomi, kerohanian, hukum, namun politik pun ikut terpengaruh, sehingga harus dilakukan penyesuaian, tak terkecuali Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) di seluruh Indonesia, termasuk Kalimantan Timur (Kaltim).

Bawaslu Kaltim mengakui ada pengaruh terhadap jadwal kegiatan pilkada di daerah in. Namun demikian Bawaslu Kaltim tetap melakukan kegiatan sesuai dengan fungsi dan tugasnya sebagaimana diatur dalam Undang – Undang.

“Kegiatan Tetap ada, yaitu pertemuan daring, beberapa waktu lalu kita juga ada diskusi daring melibatkan seluruh kepala daerah se-Kalimantan Timur yang mengadakan pilkada. Itu Melibatkan Bawaslu RI dan Kemendagri, Menpan, membahas terkait bantuan kepala daerah untuk masyarakat supaya tidak disalah gunakan . Nah ini rentan penyalahgunaan bantuan covid, bantuan kemanusiaan itu (jangan) untuk kepentingan pribadi karena mereka mau mencalonkan kedua kalinya,” tegas Galeh Akbar anggota Bawaslu kaltim kepada kalpostonline melalui ponsel baru – baru ini.

Galeh Akbar Tanjung Bawaslu
Galeh Akbar Tanjung

Selain kegiatan tersebut melibatkan sejumlah elite politik dan kepala daerah se-Kalimantan Timur, kegiatan Bawaslu Kaltim yang dilakukan secara virtual tersebut juga melibatkan sejumlah kader pengawas.

“Nah diskusi kemarin itu sebagai pencegahan, Kita kemarin juga ada kegiatan di sekolah, Sekolah Kader Pengawas Partisipatif. Itu diikuti 163 peserta se-Kaltim, jadi proses belajar mengajarnya dilakukan secara daring melalui aplikasi yang sudah disiapkan oleh Bawaslu. Nah di bulan Juni ini kegiatan itu memasuki tahap diskusi daring. Pada intinya, pada saat covid ini melanda Indonesia dan tahapan dihentikan, aktivitas Bawaslu padat. Yang dimaksud aktivitas Bawaslu padat adalah aktivitas kegiatan yang bersifat daring, karena kita mengalihkan kegiatan yang dulunya konvensional sekarang daring.” jelas mantan aktivis pegiat anti korupsi ini.

Menurut Galeh, hal – hal yang akan dibahas didalam diskusi daring tersebut salah satunya yaitu perbaikan pengawasan. Bawaslu Kaltim juga melakukan koordinasi dengan berbagai pihak secara daring.

“Kita juga diskusi dengan eksternal dan internal, ini kesempatan Bawaslu untuk kemudian membahas lebih dalam terkait hal-hal teknis, khususnya di pengawasan untuk perbaikan pengawasan. Tetap kita beraktivitas padat. Covid tidak mempengaruhi karena kita mengalihkan strategi kegiatannya dan justru mempertajam,” jelas Galeh memungkasi. (AF)

Silakan Dibagikan

Tinggalkan Balasan

%d bloggers like this: