July 27, 2021

kalpostonline.com

Edukatif & Berintegritas

Bertemu Ketua DPRD, UNTAG dan IAIN Samarinda Ingin Terlibat Dalam Penyusunan Perda

SAMARINDA, KALPOSTONLINE | Universitas 17 Agustus (UNTAG) Samarinda dan Institut Agama Islam Negri (IAIN) Samarinda berharap dapat terlibat dalam proses pembentukan peraturan daerah Kalimantan Timur.

Hal tersebut mengemuka saat dua perguruan tinggi di Kaltim tersebut berkunjung ke DPRD Kaltim, Selasa (26/11/2019). Kehadiran mereka disambut langsung oleh Ketua DPRD Kaltim Makmur HAPK, di Gedung D, Lantai II, Sekretariat DPRD Kaltim.

Rektor UNTAG Samarinda, Marjoni Rachman mengatakan, keterlibatan perguruan tinggi sebagai institusi akademik dalam membantu kinerja kedewanan.
“Misalnya, dalam proses pembentukan perda yang dilakukan DPRD Kaltim, UNTAG bisa dilibatkan. Termasuk, saat DPRD Kaltim melakukan uji publik,” ujarnya.

Ketua DPRD Kaltim Makmur HAPK saat menerima kunjungan dari Universitas 17 Agustus (Untag) Samarinda dan Institut Agama Islam Negri (IAIN) Samarnda, Selasa (26/11/2019)

Hal ini dimaksud agar pihak akademik dapat memberikan sumbangsih pemikiran dan masukan-masukan yang dapat membangun Kaltim lebih baik ke depannya.
“Karena menurut kami, masukan dari akademik akan sangat membantu dalam memudahkan wakil rakyat dalam menghasilkan sebuah produk hukum,” terang Marjoni Rachman.

Hal yang sama disampaikan Rektor IAIN, Mukhamad Ilyasin. Menurut dia, keterlibatan akademisi dalam memberikan masukan dan pemikiran pada pembentukan produk hukum merupakan salah satu cara mengoptimaliasasi sebuah aturan.
“Selain itu, kami juga menyampaikan, sekaligus meminta dukungan kepada DPRD Kaltim terkait dengan rencana pergantian status IAIN Samarinda menjadi Universitas Islam Negri (UIN) Samarinda,” katanya.

Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Kaltim Makmur HAPK memberikan apresiasi kepada UNTAG dan IAIN Samarinda yang telah berkunjung ke DPRD Kaltim. “Ini bentuk silaturahmi yang baik, dan harus tetap dijaga,” bebernya.

Selain itu, ia juga menyambut baik niatan UNTAG dan IAIN dengan melakukan komunikasi dengan baik serta bersedia membantu DPRD Kaltim dalam proses pembentukan perda. “Harapan saya begitu, segenap stakeholder yang ada di Kaltim, terutama perguruan tinggi yang sesuai dengan bidangnya, kita minta untuk dilibatkan,” harapnya.(ADV)

Silakan Dibagikan

Tinggalkan Balasan

%d bloggers like this: